BatammediaindonesiaBatam.com, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia sekaligus memperkuat citra Kota Batam sebagai destinasi sport tourism. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembinaan sepak bola berkelanjutan bersama Batam Premier FC.
Dukungan terhadap pengembangan sepak bola di Batam disampaikan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, saat menerima jajaran pengurus Batam Premier FC di Batam Centre, Rabu (22 – 07 – 26).
Li Claudia menilai, pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berprestasi sekaligus membuka peluang bagi Batam untuk semakin dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga bertaraf nasional dan internasional.
Ketua Pembina Batam Premier FC yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan, kehadiran Batam Premier FC tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi di lapangan.
Menurutnya, klub tersebut dibangun sebagai bagian dari upaya menciptakan fondasi pembinaan sepak bola yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi muda di Batam dan Kepulauan Riau.
“Batam Premier FC hadir bukan hanya untuk mengejar prestasi di lapangan, tetapi juga membangun fondasi pembinaan sepak bola yang berkelanjutan bagi generasi muda Batam dan Kepri,” ujar Fary.
Dalam pertemuan tersebut, Fary juga menyerahkan sebuah jersey bersejarah yang ditandatangani langsung oleh para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986. Jersey tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah perjuangan sepak bola Indonesia sekaligus pesan agar semangat dan perjuangan para pemain masa lalu dapat terus diwariskan kepada generasi penerus.
“Penyerahan jersey bersejarah ini menjadi penghormatan sekaligus pengingat akan semangat juang sepak bola Indonesia yang ingin terus diwariskan kepada generasi muda Batam,” katanya.
Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang dipercaya sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC.
Penyerahan jersey tersebut menjadi simbol sinergi antara BP Batam dan Batam Premier FC dalam memperkuat komitmen bersama untuk membangun masa depan sepak bola Batam.
Fary menegaskan, kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemain dan prestasi pertandingan. Lebih dari itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha, pelatih, serta masyarakat.
“Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Fary.
Melalui Batam Premier FC, BP Batam berharap pembinaan sepak bola usia dini dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkesinambungan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas atlet dan pelatih sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda Batam untuk mengembangkan potensi dan bakatnya di dunia sepak bola.
Komitmen tersebut juga diperkuat melalui rencana penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia dini sekaligus memperkenalkan Batam sebagai destinasi sport tourism yang mampu menggelar kegiatan olahraga bertaraf internasional.
Dengan semangat “Bersama Membina, Bersama Berprestasi”, BP Batam bersama Batam Premier FC berkomitmen membangun fondasi sepak bola yang lebih kuat di Batam.
Bukan sekadar mencetak pemain untuk meraih kemenangan hari ini, tetapi menyiapkan generasi muda yang mampu tumbuh, berkembang, dan membawa nama Batam serta Kepulauan Riau untuk berprestasi di panggung nasional hingga internasional. (Red)
