Wakapolda Kepri Buka Road to Kapolri Cup 2026, Esports Jadi Wadah Cetak Atlet Muda dan Bentengi Generasi dari Kejahatan Digital

BatamMediaIndonesia.com, Batam – Turnamen Esports Road to Kapolri Cup 2026 resmi bergulir di Kepulauan Riau. Dibuka langsung oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi Mobile Legends, tetapi juga menjadi langkah nyata Polri dalam membina talenta muda sekaligus mengampanyekan pemanfaatan ruang digital yang sehat, produktif, dan bebas dari aktivitas negatif.

Pembukaan turnamen berlangsung di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Sabtu (11 – 07 – 26), dihadiri para Pejabat Utama Polda Kepri, Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Riza Pradipto, panitia, serta 15 tim peserta dari Polresta dan Polres jajaran Polda Kepri.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IESPA Ibnu Riza Pradipto memberikan apresiasi atas inisiatif Polda Kepri yang menghadirkan wadah pembinaan bagi atlet-atlet esports.

Menurutnya, Kepulauan Riau memiliki potensi besar karena telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu bersaing hingga tingkat internasional.

“Esports kini telah berkembang menjadi olahraga prestasi sekaligus bagian dari industri ekonomi kreatif yang membuka peluang karier bagi generasi muda,” ujarnya.

Mewakili Kapolda Kepri, Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo menegaskan bahwa Polri melihat esports bukan sekadar permainan, melainkan sarana membangun karakter generasi muda melalui sportivitas, disiplin, kemampuan berpikir strategis, komunikasi, hingga kerja sama tim.

“Melalui turnamen ini kami ingin menghadirkan ruang positif bagi anak-anak muda untuk berkompetisi, berprestasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Polri ingin hadir lebih dekat dengan generasi muda melalui kegiatan yang inspiratif dan membangun,” katanya.

Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk menciptakan inovasi dan prestasi, bukan justru digunakan untuk menyebarkan hoaks, perjudian online, penipuan digital, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak pidana lainnya.

BACA JUGA  567 Personel Polda Kepri Naik Pangkat, Kapolda: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Profesionalisme dan Pelayanan

Turnamen Road to Kapolri Cup 2026 diikuti 15 tim yang terdiri dari tiga tim Polresta Barelang, tiga tim Polres Tanjungpinang, tiga tim Polres Karimun, tiga tim Polres Kepulauan Anambas, dua tim Polres Bintan, dan satu tim Polres Lingga. Seluruh peserta akan memperebutkan kesempatan menjadi wakil Kepulauan Riau pada ajang Kapolri Cup 2026.

Wakapolda berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan atlet-atlet esports terbaik dari Kepri yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk semakin cerdas dalam bermedia digital. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menghindari konten provokatif yang dapat memecah belah masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Kepolisian 110 maupun Polri Super Apps apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan laporan dan pengaduan.

Ajang Road to Kapolri Cup 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet esports berprestasi sekaligus memperkuat sinergi Polri dengan generasi muda dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan penuh inovasi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *