BatamMediaIndonesia.com, Batam – Sebanyak 124 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga resmi mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Gelombang II Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Senin (13 – 07 – 26).
Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah menegaskan bahwa Pelatihan Dasar bukan sekadar agenda pendidikan dan pelatihan, melainkan proses penting dalam membentuk karakter, integritas, serta kompetensi aparatur sipil negara yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Latsar merupakan tahapan wajib yang harus diikuti setiap CPNS sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara,” ujar Firmansyah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Bapelkes Batam yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan Latsar CPNS bagi pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Kabupaten Lingga, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapelkes Batam atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin. Semoga kolaborasi ini semakin kuat di masa mendatang,” katanya.
Firmansyah juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Pasalnya, setiap CPNS hanya diberikan satu kali kesempatan mengikuti Latsar.
Apabila dinyatakan tidak lulus, maka proses pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil tidak dapat dilanjutkan.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara disiplin, serius, dan penuh tanggung jawab agar mampu menyelesaikannya dengan hasil terbaik.
Menurutnya, Latsar dirancang untuk membangun ASN yang memiliki sikap bela negara, mengamalkan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas, serta memahami peran strategis sebagai pelayan publik dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di akhir sambutannya, Firmansyah berharap seluruh materi yang diperoleh, mulai dari pembelajaran Massive Open Online Course (MOOC), distance learning, hingga pembelajaran klasikal, benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.
“Jadikan nilai-nilai dasar ASN sebagai pedoman dalam bekerja agar mampu melahirkan inovasi dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas sesuai harapan masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Bapelkes Batam, Khaerudin, S.Kep., Ners., M.K.M., menjelaskan bahwa Latsar disusun untuk membentuk ASN yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral, jiwa nasionalisme, kejujuran, tanggung jawab, serta profesionalisme sesuai bidang tugasnya.
Ia mengatakan, pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning selama 647 jam pelajaran atau 63 hari yang memadukan pembelajaran daring dan klasikal dalam tiga tahapan pembelajaran.
“Latsar Gelombang II Tahun 2026 diikuti 124 peserta. Sebanyak 120 peserta berasal dari Pemerintah Kabupaten Lingga yang terdiri dari 62 CPNS Golongan III dan 58 CPNS Golongan II, sedangkan Pemerintah Kota Batam mengirimkan empat peserta CPNS Golongan III,” jelas Khaerudin.
Melalui pelatihan ini, para CPNS diharapkan mampu tumbuh menjadi aparatur sipil negara yang berintegritas, adaptif, profesional, serta siap memberikan pelayanan publik yang prima demi mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin berkualitas. (Red)






