Diduga Salah Perhitungkan Tinggi Muatan, Truk Hantam JPO Tendean hingga Rusak Parah

BatamMediaIndonesia.com, Jakarta – Sebuah truk bermuatan alat berat jenis ekskavator bor menabrak dan tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14 – 07 – 26) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada struktur JPO dan memicu kemacetan panjang di ruas jalan menuju kawasan Kuningan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Hingga Selasa pagi, arus lalu lintas terpantau padat dari kawasan Warung Buncit menuju Simpang Kuningan atau Traffic Light (TL) Rasuna Said.

Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan pengemudi truk saat ini masih dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan. Polisi telah melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Berdasarkan penyelidikan awal, diduga pengemudi tidak memperhitungkan tinggi muatan yang dibawa sehingga menghantam JPO. Kendaraan tersebut mengangkut alat berat jenis ekskavator bor,” ujar Kompol Robby, Selasa (14 – 07 – 26).

Truk bernomor polisi B 9077 UFU diduga menabrak JPO karena muatan melebihi batas ketinggian yang tersedia. Selain itu, faktor kurangnya konsentrasi pengemudi saat melintas juga masih didalami oleh penyidik.

Akibat benturan keras tersebut, struktur JPO mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Meski demikian, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Untuk mengurangi dampak kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik. Arus kendaraan dari arah Trans TV maupun Hotel Mercure menuju Jalan Layang Kapten Tendean sementara dialihkan.

Pengendara yang hendak menuju kawasan Senopati diarahkan melalui Jalan Warung Buncit. Sementara arus dari Jalan Gatot Subroto juga dibatasi guna mengurangi kepadatan di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, kendaraan dari Jalan Kapten Tendean yang akan menuju Blok M tidak diperkenankan melintas melalui jalur layang. Pengendara dialihkan melalui Jalan Mampang Prapatan Raya menuju Warung Buncit, kemudian memutar di titik putar balik terdekat sebelum kembali ke arah Tendean.

BACA JUGA  AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal

Hingga pukul 09.00 WIB, proses evakuasi truk beserta alat berat belum dapat dilakukan. Polisi masih berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk mendatangkan alat berat berupa crane, mengingat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak memperparah kerusakan JPO.

“Kami masih fokus melakukan pengaturan lalu lintas. Evakuasi direncanakan setelah jam sibuk dengan melibatkan crane dan berkoordinasi bersama Dinas Bina Marga karena menyangkut kondisi JPO yang rusak,” tutup Kompol Robby. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *