BP Batam Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang, Disiapkan Jadi Model Pendidikan Masa Depan Indonesia

Batammediaindonesia.com, Batam – BP Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pengawalan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang. Sekolah yang digadang-gadang menjadi model pendidikan terpadu nasional itu kini mulai memasuki tahap awal pembangunan dengan proses pembersihan lahan seluas 18,5 hektare.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau lokasi pembangunan pada Selasa (14 – 07 – 26). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, aman, dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

Amsakar mengatakan, lahan yang tengah dipersiapkan berada di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam. Tahap pembersihan lahan menjadi langkah awal yang krusial sebelum pembangunan fisik dimulai.

“BP Batam terus melakukan pengawasan terhadap program prioritas nasional ini agar seluruh proses berjalan secara terencana, kondusif, dan sesuai dengan standar teknis yang berlaku,” ujar Amsakar.

Sekolah Rakyat Merah Putih dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang menyediakan fasilitas belajar berkualitas secara gratis bagi peserta didik. Selain memberikan akses pendidikan yang lebih luas, sekolah ini juga diharapkan mampu membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta melahirkan generasi yang memiliki daya saing tinggi.

Menurut Amsakar, pembangunan sekolah tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Program ini juga menjadi salah satu perhatian khusus Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas di berbagai daerah.

“Perhatian Bapak Presiden dan pemerintah pusat menunjukkan besarnya komitmen negara dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, pembangunan ini harus kita kawal bersama,” katanya.

BACA JUGA  Ditreskrimsus Polda Kepri Bagikan dan Pasang Ratusan Bendera Merah Putih Bersama Warga, Perkuat Nasionalisme Jelang HUT ke-81 RI

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan percepatan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai sesuai target.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif agar proses pembangunan dapat diselesaikan dengan baik, sehingga sekolah ini nantinya memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan anak-anak kita sebagai generasi unggul Indonesia,” ujarnya.

Li Claudia menilai investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada peningkatan kualitas SDM. Karena itu, pembangunan sarana pendidikan menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi yang siap menjadi penggerak pembangunan daerah maupun nasional.

Ke depan, Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang diproyeksikan menjadi role model pembangunan sekolah serupa di berbagai wilayah Indonesia. Kehadirannya diharapkan membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak Batam untuk memperoleh pendidikan berkualitas, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

Dengan terus dikawalnya proses pembangunan sejak tahap awal, BP Batam berharap proyek strategis ini dapat berjalan tepat waktu dan menjadi tonggak penting dalam melahirkan generasi emas Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *