Batammediaindonesia.com, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bergerak cepat mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi penyebab kemacetan dan membahayakan pengguna jalan di depan RS Awal Bros, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Bersinergi dengan Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru, langkah konkret langsung dilakukan melalui survei lapangan hingga pengerahan alat berat untuk normalisasi drainase.

Survei yang digelar pada Rabu (22 – 07 – 26) dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama jajaran PUPR guna mengidentifikasi penyebab utama genangan sekaligus menentukan solusi teknis yang efektif. Salah satu langkah yang segera dilaksanakan adalah penggalian parit di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari depan RS Awal Bros hingga Simpang Tiga Harapan Raya, guna memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir saat hujan deras.
AKBP Dasril menegaskan bahwa penanganan banjir bukan sekadar mengatasi genangan, tetapi juga menjamin keselamatan masyarakat di salah satu ruas jalan tersibuk di Kota Pekanbaru. Menurutnya, Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalur vital yang menjadi akses utama masyarakat, termasuk kendaraan yang membawa pasien menuju rumah sakit, sehingga kondisinya harus tetap aman dan bebas hambatan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa percepatan penanganan titik banjir merupakan wujud komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan persoalan banjir yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas dapat segera diselesaikan. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama. Karena itu, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci agar solusi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” tegas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.
Sebagai tindak lanjut hasil survei, alat berat langsung didatangkan pada hari yang sama untuk mendukung normalisasi saluran drainase. Pekerjaan penggalian parit dijadwalkan dimulai pada Kamis (23 – 07 – 26), dengan harapan kapasitas saluran air meningkat sehingga genangan yang selama ini kerap terjadi dapat diminimalisir secara signifikan.
Sinergi antara Ditlantas Polda Riau, Dinas PUPR Provinsi Riau, dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru menjadi bukti nyata bahwa persoalan lalu lintas dapat diselesaikan melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan arus lalu lintas semakin lancar, risiko kecelakaan akibat banjir berkurang, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta nyaman. (Red)






