Amsakar Achmad: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera

Batammediaindonesia.com, Batam – Upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat terus mendapat perhatian. Di Kota Batam, salah satu program strategis yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih yang direncanakan berdiri di kawasan Rempang.

Program pendidikan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk memperoleh pendidikan yang layak, gratis, serta didukung fasilitas yang memadai.

Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih terus dikawal. Sekolah yang menjadi bagian dari program strategis nasional tersebut mendapat perhatian dari Presiden Prabowo Subianto, mengingat keberadaannya diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Rencananya, Sekolah Rakyat Merah Putih akan dibangun di atas lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam dengan luas sekitar 18,5 hektare. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi lingkungan pendidikan terintegrasi yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, pengembangan potensi, serta peningkatan keterampilan peserta didik.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar menyediakan sarana pendidikan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pemberian akses pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Menurut Amsakar, pendidikan menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Dengan memperoleh pendidikan yang layak, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan, meraih cita-cita, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

“Kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya kemajuan industri,” ujar Amsakar, Minggu (02 – 08 – 26).

Ia menjelaskan, pembangunan sekolah tersebut juga dirancang untuk mendukung kebutuhan generasi muda di tengah perkembangan Kota Batam sebagai salah satu kawasan industri dan ekonomi yang terus bertumbuh.

Karena itu, peserta didik nantinya tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk memiliki karakter kuat serta keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.

BACA JUGA  Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepri Perkuat Sinergi Wujudkan Keamanan dan Dukung Kemajuan Daerah

Amsakar menyebut, proses pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih saat ini masih berada pada tahap persiapan. Sejumlah persyaratan administrasi dan teknis terus dipenuhi sebagai bagian penting sebelum pembangunan fisik dilaksanakan.

BP Batam, kata dia, berkomitmen memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal tersebut dilakukan agar proses pembangunan nantinya dapat berlangsung secara tertib, tepat sasaran, dan tidak menghadapi kendala yang dapat menghambat pelaksanaan di lapangan.

Adapun sejumlah proses yang saat ini tengah berjalan antara lain penyelesaian perizinan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sementara itu, aktivitas awal di lapangan juga mulai dilakukan. Pekerjaan tersebut meliputi pemagaran kawasan serta langkah-langkah awal dalam pengendalian dan pencegahan potensi banjir.

Penanganan aspek lingkungan dan kondisi kawasan sejak tahap awal dinilai penting untuk memastikan pembangunan sekolah nantinya dapat berjalan dengan baik serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta didik maupun tenaga pendidik.

Sekolah Rakyat Merah Putih sendiri dirancang sebagai kawasan pendidikan terintegrasi. Konsep tersebut memungkinkan berbagai aktivitas pembelajaran dan pengembangan peserta didik berlangsung dalam satu kawasan yang saling terhubung.

Dengan konsep terintegrasi tersebut, lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar-mengajar secara formal, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas, karakter, dan berbagai kemampuan lainnya.

Amsakar mengungkapkan, Sekolah Rakyat Merah Putih nantinya akan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana modern yang menunjang kegiatan pendidikan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang representatif dan mendukung proses pendidikan secara menyeluruh.

“Kami ingin agar sekolah ini menjadi tempat yang mampu memberikan ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, pengembangan bakat, serta peningkatan kompetensi yang mereka butuhkan untuk menghadapi masa depan,” jelasnya.

Menurut Amsakar, pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi Kota Batam. Sebab, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pembangunan suatu daerah.

Dengan memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera, pemerintah diharapkan dapat membuka jalan bagi lahirnya generasi baru yang memiliki kemampuan dan daya saing tinggi.

BACA JUGA  Lawan Hoaks dan Judi Online, Polda Kepri Gandeng KPID Wujudkan Penyiaran Berkualitas demi Keamanan Daerah

“Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak besar bagi pembangunan Batam, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini diharapkan membuka peluang bagi anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi agar memperoleh pendidikan berkualitas,” tambah Amsakar.

Ia menegaskan, penyelesaian seluruh aspek perizinan menjadi bagian penting yang tidak dapat dilewati begitu saja. Setiap proses harus dipastikan memenuhi ketentuan agar pembangunan yang dilakukan memiliki dasar hukum dan teknis yang kuat.

BP Batam juga berkomitmen untuk terus mengedepankan komunikasi yang humanis dengan masyarakat sekitar selama proses persiapan pembangunan berlangsung.

Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan kondisi dan kepentingan masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.

Amsakar menambahkan, setelah seluruh proses perizinan dan persyaratan teknis selesai, pembangunan fisik Sekolah Rakyat Merah Putih akan dilaksanakan secara bertahap.

Pembangunan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2028. Dengan target tersebut, BP Batam akan terus melakukan pengawalan terhadap setiap tahapan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami tidak ingin pembangunan dimulai tanpa seluruh aspek hukum dan teknis dipastikan selesai. Dengan begitu pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan mematuhi regulasi yang ada. Karena sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi Batam dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Kondisi ekonomi keluarga seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Li Claudia mengatakan, selain menghadirkan mutu pendidikan yang layak dan fasilitas yang memadai, pembangunan sekolah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia menuju 2045.

Generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan merupakan calon pemimpin dan tenaga profesional yang akan menentukan masa depan bangsa. Karena itu, investasi di bidang pendidikan dinilai menjadi salah satu langkah strategis yang harus dilakukan sejak dini.

BACA JUGA  Audiensi dengan Kantor Bahasa Kepri, BP Batam Perkuat Pelayanan Publik melalui Komunikasi Berkualitas

Tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, Sekolah Rakyat Merah Putih juga akan memberikan perhatian terhadap pendidikan vokasi yang berorientasi pada penguasaan keahlian dan keterampilan praktis.

Pendidikan vokasi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa agar memiliki kemampuan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan industri yang semakin dinamis.

Terlebih, Kota Batam dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas industri yang terus berkembang. Perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja menuntut generasi muda memiliki kompetensi yang tidak hanya berdasarkan teori, tetapi juga kemampuan praktis dan adaptif.

Melalui pendidikan yang terintegrasi antara pengetahuan akademik, karakter, dan keterampilan, para siswa diharapkan mampu memiliki daya saing yang lebih baik ketika nantinya memasuki dunia pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.

“Pemerintah ingin agar anak-anak dari keluarga prasejahtera juga mendapat pendidikan yang layak. Sehingga, mereka mendapat bekal yang mumpuni dalam menghadapi tantangan kompetensi di dunia kerja,” pesan Li Claudia.

Dengan konsep tersebut, Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang diharapkan tidak hanya menjadi sebuah bangunan pendidikan baru, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Keberadaan sekolah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong siswa untuk berani bermimpi, memiliki karakter yang kuat, mengembangkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman.

Bagi Kota Batam, pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang dapat mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

Dengan dukungan fasilitas pendidikan yang memadai dan proses pembelajaran yang terintegrasi, sekolah tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan praktis, karakter positif, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

BP Batam memastikan seluruh proses persiapan akan terus dikawal hingga pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah berharap, kehadiran Sekolah Rakyat Merah Putih nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi salah satu langkah penting dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *