Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Koto Gasib Matangkan Lahan Jagung Poktan Mekar Sari Jelang Tanam Serentak Kuartal IV 2026

Batammediaindonesia.com, Siak – Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Koto Gasib, Polres Siak, yang turun langsung mendampingi Kelompok Tani (Poktan) Mekar Sari melaksanakan kegiatan finishing atau penyelesaian persiapan lahan jagung pipil di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Kamis (06 – 08 – 26).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan penanaman jagung serentak Kuartal IV Tahun 2026. Selain sebagai bentuk pendampingan kepada petani, kegiatan ini juga menunjukkan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Di lapangan, kegiatan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Koto Gasib, Aipda Aansari, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Kampung Sengkemang, Aipda Tubagus, S.H. Kehadiran personel Polri mendapat sambutan positif dari para petani yang tengah mempersiapkan lahan untuk memasuki musim tanam.

Dengan penuh semangat, personel Polsek bersama anggota Kelompok Tani Mekar Sari melakukan pengecekan kondisi lahan, memastikan proses pembersihan dan pengolahan tanah berjalan optimal, serta meninjau berbagai aspek teknis yang diperlukan agar lahan siap ditanami.

Saat ini, sekitar satu hektare lahan jagung pipil telah selesai dipersiapkan dan berada dalam kondisi siap tanam. Namun demikian, proses penanaman masih menunggu datangnya hujan agar kelembapan tanah kembali normal setelah mengalami musim kemarau yang cukup panjang.

Kondisi tanah yang masih kering dinilai belum ideal untuk proses penanaman benih jagung. Oleh karena itu, petani bersama pendamping dari Polsek Koto Gasib sepakat menunggu curah hujan yang cukup sehingga benih yang ditanam nantinya memiliki peluang tumbuh lebih baik dan menghasilkan produktivitas yang maksimal.

BACA JUGA  DARI KETAPANG UNTUK NEGERI, BHABINKAMTIBMAS LUBUK DALAM KAWAL KETAHANAN PANGAN BERSAMA KELOMPOK TANI

Rencananya, penanaman jagung akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus 2026 apabila kondisi cuaca telah mendukung. Harapannya, seluruh lahan yang telah dipersiapkan dapat segera dimanfaatkan sehingga target produksi jagung di wilayah Kecamatan Koto Gasib dapat tercapai sesuai rencana.

Kanit Binmas Polsek Koto Gasib, Aipda Aansari, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pertanian merupakan implementasi nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar tetap semangat mengelola lahan. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama sehingga Polri siap mendukung setiap tahapan kegiatan pertanian, mulai dari persiapan lahan hingga masa panen,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah kampung, dan kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kampung Sengkemang, Aipda Tubagus, S.H., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain memberikan rasa aman selama aktivitas pertanian berlangsung, pihaknya juga aktif menjalin komunikasi dengan kelompok tani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan yang tersedia, tetapi juga melalui kerja sama yang baik antara seluruh pihak yang terlibat.

“Kami berharap hasil panen nanti dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Polsek Koto Gasib akan terus mendukung setiap program positif yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.

Para petani yang tergabung dalam Poktan Mekar Sari juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran Polsek Koto Gasib. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian dinilai mampu meningkatkan semangat para petani dalam mengelola lahan secara maksimal.

BACA JUGA  Sat Narkoba Polres Siak Ringkus Bandar Sabu di Minas Barat

Selain memberikan pendampingan, personel Polsek juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif yang tersedia sehingga dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga sekaligus mendukung kebutuhan pangan daerah.

Program penanaman jagung yang akan dilaksanakan pada pertengahan Agustus mendatang diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan produksi jagung di wilayah Koto Gasib. Dengan dukungan semua pihak, lahan yang telah dipersiapkan diyakini mampu menghasilkan panen yang optimal dan berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan.

Melalui kegiatan finishing lahan ini, Polsek Koto Gasib kembali membuktikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan, termasuk di sektor pertanian.

Semangat kebersamaan antara Polri dan para petani menjadi modal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung program pemerintah menuju Indonesia yang semakin mandiri di bidang pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *