Tahap Pemangkasan Daun Atas, Bhabinkamtibmas Sialang Baru Kawal Petani Sampai Panen Demi Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

Batammediaindonesia.com, Siak – Komitmen Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, jajaran Bhabinkamtibmas juga hadir sebagai mitra strategis petani dengan memberikan pendampingan secara berkelanjutan mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.

Semangat tersebut kembali terlihat di Kampung Sialang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Pada Jumat, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 10.20 WIB, Bhabinkamtibmas Kampung Sialang Baru, Aiptu Turmudi, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik kelompok tani yang saat ini telah memasuki usia tanam 86 hari.

Kegiatan pengecekan dilakukan secara langsung di lahan pertanian seluas 0,75 hektare. Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung tumbuh dengan kondisi yang baik, sehat, dan telah memasuki fase penting menjelang pembentukan hasil panen, yaitu tahap pemangkasan daun bagian atas atau topping.

Tahapan ini merupakan salah satu proses budidaya jagung yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen. Pemangkasan dilakukan untuk mengurangi pertumbuhan vegetatif yang berlebihan sehingga nutrisi dan hasil fotosintesis tanaman dapat lebih terfokus pada pembentukan tongkol jagung. Dengan demikian, ukuran tongkol menjadi lebih besar, pengisian biji lebih sempurna, dan kualitas panen meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Turmudi tidak hanya melakukan pengecekan kondisi tanaman, tetapi juga memberikan edukasi dan motivasi kepada para petani agar melaksanakan pemangkasan sesuai dengan prosedur budidaya yang benar. Pendekatan yang dilakukan merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan sektor pertanian yang produktif serta berdaya saing.

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan bukan sekadar menjalankan program, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak penyedia pangan nasional.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Kampung Sri Gading Kawal Kesiapan Panen Jagung, Siap Antar Hasil Panen ke Bulog

Ia mengingatkan agar proses pemangkasan dilakukan secara hati-hati dan tepat waktu sehingga tidak merusak tanaman maupun mengganggu proses pertumbuhan tongkol. Dengan teknik yang benar, tanaman akan mampu menghasilkan jagung berkualitas tinggi yang memiliki nilai jual lebih baik.

Selain memberikan arahan teknis, Bhabinkamtibmas juga mengajak kelompok tani untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam merawat tanaman hingga masa panen tiba. Kerja sama yang baik antarpetani diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberhasilan budidaya jagung, terutama menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan cuaca maupun potensi serangan hama.

Pendampingan yang dilakukan secara rutin ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan nasional melalui sektor pertanian.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani memberikan rasa aman, meningkatkan semangat kerja, sekaligus menjadi sarana untuk menyerap berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Kapolsek Lubuk Dalam, Iptu Marhengky, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa seluruh Bhabinkamtibmas di wilayah hukumnya telah diarahkan untuk terus aktif mendampingi petani sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi seluruh elemen, termasuk Polri. Oleh karena itu, para Bhabinkamtibmas diminta hadir secara konsisten untuk memberikan pendampingan sejak awal masa tanam hingga hasil panen berhasil dipasarkan.

“Kami meminta seluruh Bhabinkamtibmas agar terus aktif mendampingi para petani. Mulai dari pengecekan lahan, proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen. Pada tahap pemangkasan seperti saat ini, kami berharap petani dapat melaksanakan perawatan sesuai anjuran sehingga hasil panennya lebih maksimal dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolsek.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan sektor pertanian bukan hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional.

BACA JUGA  Kapolsek Tualang Beri Penyuluhan Anti-Bullying ke 50 Pelajar, Ingatkan Dampak dan Sanksi Hukum

Melalui pendampingan yang berkesinambungan, Polsek Lubuk Dalam berharap setiap tahapan budidaya jagung dapat berjalan dengan baik sehingga produktivitas lahan terus meningkat. Keberhasilan panen nantinya diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan sektor pertanian.

Sementara itu, para petani yang tergabung dalam kelompok tani Kampung Sialang Baru menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas. Menurut mereka, kehadiran aparat kepolisian di lahan pertanian memberikan semangat tersendiri karena mereka merasa tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usaha tani.

Mereka mengaku siap melaksanakan seluruh arahan yang diberikan, termasuk melakukan pemangkasan daun atas sesuai teknik yang dianjurkan agar pertumbuhan tongkol jagung berlangsung optimal. Para petani optimistis, apabila kondisi cuaca tetap mendukung dan perawatan dilakukan secara maksimal, hasil panen mendatang akan memberikan produksi yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya.

Sinergi yang terjalin antara Polri, pemerintah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani menjadi modal penting dalam membangun ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan sektor pertanian merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kepedulian seluruh pihak.

Dengan usia tanam yang kini telah mencapai 86 hari, tanaman jagung di Kampung Sialang Baru terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tahap pemangkasan yang tengah dilakukan menjadi salah satu langkah penting menuju masa panen yang diharapkan berlangsung dengan hasil melimpah.

Melalui pendampingan yang konsisten, edukasi kepada petani, serta semangat kebersamaan dalam mengelola lahan pertanian, Polri kembali membuktikan komitmennya sebagai mitra masyarakat dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani menjadi simbol bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, melainkan juga gerakan bersama seluruh komponen bangsa demi mewujudkan Indonesia yang mandiri, sejahtera, dan berdaulat di bidang pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *