35.936 Peserta Ramaikan Kapolri Cup 2026, IESPA: Wadah Luar Biasa untuk Cetak Talenta E-Sports Nasional

Batammediaindonesia.com, Jakarta – E-Sports Kapolri Cup 2026 mendapat apresiasi dari Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Riza. Menurutnya, turnamen yang digelar Polri tersebut menjadi wadah luar biasa bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju prestasi nasional.

Apresiasi itu disampaikan Ibnu Riza saat menghadiri Opening E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (08 – 08 – 26).

Ibnu Riza menilai salah satu keunggulan Kapolri Cup 2026 adalah sistem kompetisinya yang digelar secara berjenjang. Peserta tidak hanya bertanding di tingkat nasional, tetapi terlebih dahulu melewati kompetisi mulai dari Polres, Polda hingga Mabes Polri.

“Ini adalah wadah yang luar biasa. Turnamen amatir yang terbesar untuk e-sport, khususnya Mobile Legends,” ujar Ibnu Riza.

Besarnya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 35.936 orang, yang berasal dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia.

Kompetisi tersebut terbuka bagi masyarakat umum, khususnya anak muda yang memiliki minat dan kemampuan di bidang e-sports. Mereka mendaftarkan diri melalui jajaran kepolisian di wilayah masing-masing sebelum melanjutkan perjuangan ke tahapan kompetisi berikutnya.

Menurut Ibnu Riza, pola kompetisi seperti ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi talenta-talenta dari daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Harapannya kepada Polri, semoga acaranya berkelanjutan karena ini wadah yang luar biasa, dari jenjang Polres, provinsi, Polda sampai dengan Mabes Polri atau nasional,” katanya.

Polri Masuk ke Ruang Digital Anak Muda

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mengatakan, perkembangan teknologi digital telah menciptakan ruang baru bagi generasi muda untuk berkreasi, meningkatkan kompetensi dan meraih prestasi.

BACA JUGA  Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri

Namun, menurutnya, ruang digital juga memiliki tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama.

“Peran Polri dalam transformasi digital tidak hanya sebagai penjaga aktivitas di ruang siber, namun juga sebagai pengawas agar setiap aktivitas tetap berjalan secara produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Komjen Dedi.

Karena itu, Polri tidak hanya hadir melalui pengawasan ruang siber, tetapi juga melalui edukasi dan kegiatan positif yang mampu mengarahkan generasi muda agar menggunakan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.

E-Sports Kapolri Cup 2026 menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan tersebut.

“Aktivitas yang dahulu lebih banyak dipandang sebagai hobi kini telah tumbuh menjadi ruang ekspresi, kompetisi dan prestasi yang diakui secara luas,” katanya.

Kolaborasi Dorong Ekosistem E-Sports

Kapolri Cup 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi Polri bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), IESPA, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Opening kegiatan turut dihadiri perwakilan Kemenko PMK, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Kejaksaan Agung dan BSSN.

Jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem e-sports yang tidak hanya berorientasi pada pertandingan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan talenta, olahraga prestasi, kreativitas serta aktivitas positif bagi generasi muda.

“Dream to Become”, Dari Mimpi Menuju Prestasi

Mengusung tagline Dream to Become, Kapolri Cup 2026 membawa pesan agar anak muda tidak berhenti menjadikan e-sports sebagai hobi, tetapi mampu mengembangkan minat tersebut menjadi kemampuan dan prestasi.

Komjen Dedi berharap kompetisi ini dapat melahirkan talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas dan mampu bersaing di tingkat global.

“Semangat inilah yang ingin kita bangun, yaitu mengubah mimpi menjadi kemampuan, kemampuan menjadi prestasi, dan prestasi menjadi masa depan,” tuturnya.

BACA JUGA  Kapolri: Pekan Olahraga Polri Jadi Wadah Cetak Atlet Berprestasi hingga Tingkat Dunia

Ia juga mengingatkan peserta bahwa kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Sportivitas, disiplin, kerja sama tim dan kepemimpinan menjadi nilai penting yang harus dibawa dalam setiap pertandingan.

“Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim dan jiwa kepemimpinan. Selain kemenangan yang tentunya patut dibanggakan, semangat fair play adalah kehormatan yang juga harus dirawat dalam diri,” pesan Wakapolri.

Para peserta juga didorong menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

“Jadikan diri kalian duta Kamtibmas siber dengan memanfaatkan ruang digital secara cerdas, aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dengan puluhan ribu peserta yang berasal dari ratusan Polres dan seluruh Polda di Indonesia, Kapolri Cup 2026 menjadi gambaran besarnya potensi generasi muda di dunia e-sports.

Apresiasi IESPA sekaligus menjadi dorongan agar kompetisi tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai jalur pembinaan talenta e-sports dari daerah hingga panggung nasional.

Dari Polres, naik ke Polda, hingga Mabes Polri—Kapolri Cup 2026 membuka kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk membuktikan bahwa mimpi bukan sekadar permainan, tetapi bisa menjadi prestasi dan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *