Batammediaindonesia.com, Kampar– Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Lapangan Mapolres Kampar, Selasa (18 – 08 – 26) pagi. Polres Kampar menggelar Upacara Pelepasan Purnabhakti sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada tujuh personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada AKP Nanang Pujiono, S.H., dan Komandan Upacara Ipda Benua Meijar, S.Tr.I.K.
Seluruh rangkaian upacara diikuti oleh jajaran personel Polres Kampar dengan penuh penghormatan. Pasukan upacara terdiri dari satu pleton Pejabat Utama Polres Kampar, para Kapolsek jajaran, para perwira, gabungan personel staf bagian dan satuan, Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, Satuan Reskrim, Satuan Intelkam, Satuan Resnarkoba, serta pleton Bhayangkari dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Kampar.
Momen penuh penghormatan terlihat ketika tujuh personel yang memasuki masa purnabhakti maju ke depan barisan. Ketujuh personel tersebut yakni AKP Jonni Hendri, Ipda Ma’as, Penata TK I Elmiwati, Pengatur TK I Jasmani, Pengatur TK I Asnimar, Pengatur TK I Menry Situmorang, dan Aiptu Saifinar.
Pelepasan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bentuk penghargaan institusi atas perjalanan panjang, dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para personel selama menjalankan tugas sebagai bagian dari Polri.
Suasana semakin emosional ketika Kapolres Kampar secara simbolis memasangkan medali Purnabhakti kepada para personel. Medali tersebut menjadi tanda penghormatan atas jasa dan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Kampar menyampaikan bahwa memasuki masa purnabhakti bukan berarti berakhirnya hubungan dengan institusi maupun rekan-rekan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdian.
Menurutnya, purnabhakti merupakan babak baru dalam kehidupan yang patut disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan. Dedikasi yang telah diberikan selama menjalankan tugas akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan Polres Kampar.
“Kalian adalah bagian dari sejarah Polres Kampar. Semoga tali silaturahmi tetap terjalin erat, meski masa dinas telah selesai,” ujar Kapolres Kampar.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian yang menguatkan suasana kekeluargaan dalam kegiatan pelepasan. Para personel yang memasuki masa purnabhakti tidak hanya meninggalkan rutinitas kedinasan, tetapi juga meninggalkan kenangan, pengalaman, dan hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Para pejabat utama, personel, Bhayangkari, serta para purnawirawan berfoto bersama dalam suasana akrab. Senyum dan kebersamaan terlihat di tengah suasana haru yang mewarnai momen perpisahan tersebut.
Puncak pelepasan berlangsung semakin menyentuh ketika Kapolres Kampar kembali memberikan penghormatan kepada para personel purnabhakti. Pada kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Cabang Kampar turut memberikan buket bunga kepada para istri personel sebagai bentuk penghargaan atas peran dan dukungan mereka selama mendampingi suami menjalankan tugas.
Bagi seorang anggota Polri, perjalanan pengabdian tidak hanya melibatkan dirinya sendiri. Dukungan keluarga, khususnya istri dan anak-anak, menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas yang penuh tantangan. Karena itu, penghargaan kepada keluarga turut menjadi bagian dari rangkaian pelepasan purnabhakti.
Suasana haru semakin terasa ketika para personel purnabhakti berjalan melewati gerbang pedang pora. Tradisi tersebut menjadi simbol pelepasan dari masa dinas aktif sekaligus penghormatan terakhir dari rekan-rekan sejawat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugas mereka.
Langkah melewati gerbang pedang pora menjadi momen yang sarat makna. Setelah bertahun-tahun mengenakan seragam dan menjalankan tugas sebagai anggota Polri, ketujuh personel tersebut kini memasuki fase kehidupan yang berbeda. Meski demikian, semangat pengabdian dan nilai-nilai yang telah dibangun selama berdinas diharapkan tetap menjadi bagian dari kehidupan mereka di tengah masyarakat.
Kegiatan pelepasan purnabhakti tersebut berakhir sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh rangkaian berlangsung tertib, aman, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan.
Pelepasan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari lamanya masa dinas, tetapi juga dari dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan berakhirnya masa dinas aktif, para personel purnabhakti diharapkan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Silaturahmi yang telah terjalin selama masa pengabdian diharapkan terus dipertahankan, sehingga hubungan antara personel aktif dan para purnabhakti tetap kuat.
Momentum tersebut juga menjadi gambaran kuatnya nilai kebersamaan di lingkungan Polres Kampar. Purnabhakti bukanlah sebuah perpisahan sepenuhnya, melainkan penghormatan atas perjalanan panjang sekaligus awal dari babak kehidupan baru bagi para personel yang telah menuntaskan tugas pengabdiannya.













