Cegah Tawuran Berulang, Polsek Sekupang Libatkan Pelajar, Orang Tua, dan Pihak Sekolah

Batammediaindonesia.com, Batam – Upaya mencegah tawuran antar pelajar kembali terjadi dilakukan Polsek Sekupang dengan melibatkan langsung para pelajar, orang tua, dan pihak sekolah. Langkah tersebut ditempuh melalui pertemuan dan pengarahan sebagai bentuk pembinaan sekaligus membangun komitmen bersama untuk menghentikan aksi tawuran.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H., di Mako Polsek Sekupang, Kamis (10 – 09 – 26) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus pembinaan bagi para pelajar yang terlibat dalam persoalan tawuran antarsekolah. Kepolisian tidak hanya memberikan teguran kepada para pelajar, tetapi juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan serta memberikan pendidikan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit IK Polsek Sekupang Ipda Pebriadi, S.A.P., Kanit Patroli Polsek Sekupang Iptu Suyatno, Ps. Kanit Binmas Polsek Sekupang Aiptu Luqman, Guru Sekolah Muhammadiyah Arfian Efendi, S.Pd., Guru SMA 12 Tanjung Uma Doli, Kepala Sekolah SMP 25 Tiban Indah Dudi, tujuh orang tua siswa, serta tujuh pelajar yang terlibat dalam persoalan tawuran.

Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bentuk perhatian kepolisian bersama sekolah dan orang tua terhadap persoalan tawuran yang melibatkan pelajar.

“Selamat pagi bapak, ibu, dan guru-guru sekolah juga kepada para pelajar sekalian. Pada kesempatan pagi ini saya sebagai Kapolsek Sekupang memanggil bapak dan ibu sekalian terkait persoalan anak-anak kita yang terlibat tawuran antarsekolah,” ujar Kapolsek Sekupang dalam arahannya.

Ia mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh maupun terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Menurutnya, tawuran bukan hanya berpotensi merugikan pelaku, tetapi juga dapat berdampak kepada pelajar lainnya serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Sempat Berkali-kali Ganti Nama, Kapal Ocean Porter Dicegat Tim Gabungan Bawa 2,6 Ton Methamphetamine

Karena itu, Kapolsek meminta orang tua dan guru tidak melepas pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, termasuk ketika berada di luar lingkungan sekolah.

“Dimohon kepada bapak dan ibu selaku orang tua untuk lebih berperan aktif dalam mendidik dan melakukan pengawasan terhadap anak-anak kita, dan kepada guru-guru untuk dapat lebih aktif memberikan edukasi yang positif,” tegas Kompol Hippal Tua Sirait.

Selain memberikan pembinaan, kepolisian juga menegaskan bahwa setiap persoalan yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas akan ditangani secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Para pelajar dan orang tua diminta menjadikan persoalan tersebut sebagai pembelajaran agar tidak kembali terlibat dalam aksi serupa. Komitmen itu kemudian diperkuat melalui pembuatan surat pernyataan.

“Kami selaku pimpinan Polsek Sekupang akan mengambil langkah tegas terkait permasalahan yang terjadi. Kami juga berharap dengan pertemuan kita hari ini dapat menjadi pelajaran bagi anak-anak bapak dan ibu sekalian. Dalam hal ini akan kami tegaskan dengan membuat surat pernyataan untuk memastikan hal ini menjadi yang terakhir kalinya,” ujar Kapolsek.

Dari pihak sekolah, Guru SMA 12 Tanjung Uma Doli menyampaikan dukungan terhadap langkah kepolisian dalam menangani persoalan tawuran pelajar. Pihak sekolah juga akan melakukan pembinaan serta mengambil tindakan terhadap pelajar yang melakukan pelanggaran sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, para orang tua menyatakan kesediaan untuk ikut bertanggung jawab dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Orang tua dan pelajar juga sepakat membuat perjanjian serta surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu terjadinya tawuran.

Sebagai tindak lanjut, masing-masing orang tua dan pelajar membuat surat pernyataan. Pihak sekolah juga akan melakukan pembinaan terhadap para pelajar yang terlibat.

BACA JUGA  Unit Reskrim Polsek Batu Ampar Ungkap Kasus Pencurian di Ruko Harbour Bay, Sejumlah Peralatan Elektronik dan Kamera Diamankan

Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan di Mako Polsek Sekupang, tetapi menjadi komitmen bersama antara kepolisian, sekolah, dan keluarga untuk mencegah tawuran sejak dini.

Polsek Sekupang juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pelajar serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Polisi 110 untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian secara cepat.

Dengan keterlibatan bersama antara polisi, sekolah, orang tua, dan pelajar, upaya pencegahan tawuran diharapkan dapat dilakukan lebih dini sehingga lingkungan sekolah maupun masyarakat di wilayah Kecamatan Sekupang tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *