Viral! Warga Batam di Kamboja Minta Bantuan Pulang ke Tanah Air, Harapkan Uluran Tangan Pemerintah

Batammediaindonesia.com, Batam – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga Batam berada di tempat penampungan di Kamboja viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar 35 detik tersebut, mereka menyampaikan permohonan bantuan kepada Pemerintah Kota Batam agar dapat difasilitasi untuk kembali ke Tanah Air dan berkumpul bersama keluarga.

Video tersebut diketahui diunggah melalui akun Instagram @hamba_allah924666 dan ditujukan kepada Wali Kota Batam Dr. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., serta Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Dalam video itu, sejumlah warga mengaku tengah berada di sebuah tempat penampungan di Kamboja. Mereka berharap pemerintah memberikan perhatian dan membantu mencarikan jalan keluar agar dapat segera kembali ke Indonesia.

«“Kami, warga Batam yang saat ini berada di penampungan Kamboja, memohon kebijakan dan bantuan Bapak untuk memfasilitasi pemulangan kami ke Tanah Air,” demikian permohonan yang disampaikan dalam video tersebut.»

Mereka juga berharap Pemerintah Kota Batam dapat berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait, termasuk Presiden Republik Indonesia, sehingga proses pemulangan mereka dapat segera dilakukan.

Bagi mereka, kepulangan ke Indonesia bukan sekadar perjalanan pulang dari luar negeri. Mereka ingin kembali ke Batam dan bertemu dengan keluarga yang selama ini menanti.

«“Kami sangat berharap perhatian serta uluran tangan Bapak agar kami dapat segera kembali ke pelukan keluarga di Batam,” lanjutnya.»

Dalam unggahan tersebut, sejumlah akun pemerintah dan media turut ditandai. Di antaranya akun Presiden Republik Indonesia, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Batamnewsonline, serta akun lain nya.

Unggahan itu kemudian menjadi perhatian di media sosial. Permohonan warga tersebut memunculkan harapan agar pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat memberikan perhatian dan menelusuri kondisi mereka di Kamboja.

BACA JUGA  Kabar Gembira! PLN Batam Beri Promo Tambah Daya Listrik Cuma Rp81 Ribu, Berlaku hingga 20 Agustus

Terlebih, penanganan warga negara Indonesia yang mengalami persoalan di luar negeri membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak yang memiliki kewenangan, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melalui instansi terkait.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi mengenai identitas lengkap warga dalam video tersebut, kondisi mereka, maupun kronologi bagaimana mereka bisa berada di tempat penampungan di Kamboja.

Karena itu, informasi mengenai keberadaan dan kondisi mereka masih perlu mendapatkan verifikasi serta penjelasan dari pihak berwenang.

Namun, pesan yang disampaikan melalui video tersebut telah menjadi perhatian publik. Harapan mereka sederhana: mendapat bantuan, kembali ke Indonesia, dan berkumpul kembali bersama keluarga di Batam.

Kini, publik menanti langkah dan respons pemerintah terhadap permohonan sejumlah warga Batam tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *