Polresta Barelang Bergerak Cepat Tangani Karhutla, Titik Api di Galang dan Sagulung Berhasil Dikendalikan

Batammediaindonesia.com, Batam – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas di wilayah Kota Batam terus dilakukan secara bersama-sama. Polresta Barelang bersama TNI, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, instansi terkait, serta masyarakat bergerak menangani sejumlah titik kebakaran yang muncul di wilayah Galang dan Sagulung, Kamis (17 – 09 – 2026).

Penanganan dilakukan dengan mengerahkan personel dan peralatan ke lokasi yang terpantau mengalami kebakaran. Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Dua wilayah yang menjadi fokus penanganan tersebut yakni kawasan hutan Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, serta kawasan Tembesi Lama RT 03 RW 02, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Api Membakar Sekitar Satu Hektare di Sembulang

Di wilayah hukum Polsek Galang, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan hutan Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.

Informasi mengenai kebakaran diterima setelah adanya laporan masyarakat. Petugas piket SPKT dan piket Pawas Polsek Galang kemudian segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan koordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kota Batam dan Manggala Agni.

Pemadaman dipimpin Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Doni, S.E., bersama enam personel Polsek Galang. Mereka juga mendapat dukungan dari 16 aparatur desa dan masyarakat setempat.

Kondisi medan yang merupakan kawasan hutan membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan langsung di lapangan. Petugas menggunakan satu unit selang pemadam atau jet shooter, serta peralatan manual seperti parang dan perlengkapan pendukung lainnya.

Kerja sama tersebut membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 20.50 WIB.

BACA JUGA  Bentrokan di Setokok, Polda Kepri Tetapkan Tiga Tersangka dan Amankan Sejumlah Barang Bukti

Setelah pemadaman selesai, personel kepolisian tidak langsung meninggalkan lokasi. Petugas melakukan pengecekan kondisi sekitar, pendataan saksi, dokumentasi, serta pelaporan kepada pimpinan sebagai bagian dari langkah awal untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Pemadaman Berlangsung Hingga Malam di Tembesi Lama

Penanganan Karhutla juga dilakukan di wilayah hukum Polsek Sagulung. Pemantauan di kawasan Tembesi Lama RT 03 RW 02, Kelurahan Tembesi, telah berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga malam hari.

Petugas menemukan masih adanya bara api dan kepulan asap di sejumlah titik. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman dilakukan secara berkelanjutan guna mencegah api kembali membesar dan merambat ke area lain.

Penanganan dipimpin langsung Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, S.H., M.H., didampingi Kanit Intelkam Polsek Sagulung, Ipda Masri, S.H.

Operasi tersebut melibatkan personel Dit Samapta Polda Kepri, Koramil 02 Sekupang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemadam Kebakaran Pemko Batam, Batara Biru Polsek Sagulung, piket IK, serta personel Polsek Sagulung.

Sinergi lintas instansi menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran, terutama karena beberapa lokasi memiliki medan yang sulit dijangkau dan keterbatasan sumber air.

Dari hasil pemantauan, petugas menemukan tiga titik yang berkaitan dengan kebakaran. Titik di kawasan Tembesi Lama berhasil dipadamkan, sedangkan dua titik lainnya terpantau berada di sekitar Muka Kuning atau kawasan Dormitori dan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk.

Sekitar pukul 20.30 WIB, api di Tembesi Lama berhasil dipadamkan. Namun, pemantauan tetap dilakukan karena masih ditemukan indikasi nyala api di dua lokasi lainnya.

Berdasarkan hasil koordinasi bersama KLHK, penanganan lanjutan dijadwalkan dilakukan pada Jumat (18 – 09 – 2026) melalui akses wilayah Mangsang. Langkah tersebut mempertimbangkan jarak menuju lokasi, kondisi medan, serta ketersediaan sumber air yang menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman.

BACA JUGA  Ousza Jaensti Resmi Jabat Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas IIA Batam

Tidak Hanya Memadamkan, Polisi Telusuri Penyebab Kebakaran

Penanganan Karhutla tidak berhenti pada pemadaman api. Kepolisian juga melakukan langkah awal untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran.

Pendataan saksi, dokumentasi lokasi, pengecekan kondisi lapangan, hingga pelaporan secara berjenjang dilakukan sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan awal.

Langkah tersebut penting karena Karhutla dapat menimbulkan dampak yang lebih luas apabila tidak segera ditangani. Selain mengancam vegetasi dan habitat di kawasan terdampak, asap kebakaran juga dapat mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Karena itu, kecepatan mendapatkan informasi mengenai munculnya titik api menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Masyarakat Diminta Tidak Membakar Saat Membuka Lahan

Polresta Barelang mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan cara membakar dalam kegiatan membuka atau membersihkan lahan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap, titik api, maupun kondisi lain yang berpotensi berkembang menjadi Karhutla.

Laporan dapat disampaikan melalui Layanan Polisi 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam.

Respons cepat dari masyarakat diharapkan dapat membantu petugas melakukan penanganan sejak dini. Semakin cepat keberadaan titik api diketahui, semakin besar peluang kebakaran dapat dikendalikan sebelum meluas.

Penanganan Karhutla di Galang dan Sagulung sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, instansi teknis, pemadam kebakaran, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta keselamatan warga.

Dengan kondisi cuaca dan lingkungan yang dapat memengaruhi perkembangan api, kewaspadaan bersama menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran kembali terjadi dan meluas di wilayah Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *