Batammediaindonesia.com, Kampar – Suasana berbeda terlihat di Bioskop NSC Bangkinang, Rabu (23 – 09 – 2026) sore. Puluhan peserta didik dari Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Bangkinang Kota hadir bersama jajaran Polres Kampar untuk menikmati film berjudul Istimewa dalam sebuah kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.10 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang. Ia didampingi Wakapolres Kampar Kompol Rizki Hidayat, para pejabat utama, serta personel Polres Kampar.
Turut hadir Kepala Sekolah SLBN Bangkinang Kota beserta para guru pendamping yang menemani anak-anak selama kegiatan berlangsung.
Bagi Polres Kampar, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk memberikan hiburan kepada anak-anak, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun interaksi yang lebih dekat antara kepolisian, sekolah, guru, dan peserta didik penyandang disabilitas.
Di dalam ruang bioskop, personel kepolisian duduk berdampingan dengan anak-anak. Suasana berlangsung santai. Senyum, tawa, dan perhatian terlihat sepanjang kegiatan, menciptakan pengalaman yang berbeda dari rutinitas keseharian.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, pemilihan film Istimewa memiliki makna tersendiri karena membawa pesan mengenai perjuangan, harapan, penerimaan, dan penghargaan terhadap setiap individu.
“Kami menyadari bahwa kata ‘istimewa’ bukan sekadar judul film. Ia adalah panggilan jiwa untuk melihat setiap anak dengan pandangan yang sama: berharga, mampu, dan layak diperlakukan dengan kasih sayang yang tulus,” ujar Boby.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Kedekatan sosial juga menjadi bagian penting agar masyarakat merasa mendapatkan perlindungan dan perhatian.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merangkul, mengayomi, dan memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa tersisih,” lanjutnya.
Membangun Lingkungan yang Lebih Inklusif
Kegiatan tersebut sekaligus membawa pesan penting mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus.
Kapolres Kampar menilai kesetaraan bukan hanya diwujudkan melalui pernyataan, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kehangatan yang terjalin hari ini mengajarkan kita satu hal: kesetaraan bukan sekadar ungkapan, melainkan sikap yang kita tunjukkan,” katanya.
Ia berharap perhatian terhadap anak-anak penyandang disabilitas tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat tumbuh menjadi kepedulian bersama di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun institusi pemerintah.
“Setiap anak berkebutuhan khusus adalah anugerah, dan mereka berhak tumbuh di lingkungan yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang. Kehadiran kami di sini adalah janji: kami akan selalu ada untuk mereka,” tambahnya.
Film Istimewa yang disaksikan bersama menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Anak-anak terlihat menikmati jalannya pemutaran film. Sebagian tertawa mengikuti adegan yang menarik perhatian mereka, sementara yang lainnya menyimak cerita dengan penuh perhatian.
Para guru dan personel Polres Kampar juga turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung sehingga suasana tetap nyaman dan penuh kebersamaan.
Lebih dari sekadar menonton film, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana ruang publik dapat menjadi tempat interaksi yang inklusif. Anak-anak mendapatkan kesempatan menikmati hiburan bersama, sementara jajaran kepolisian dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan mereka dalam suasana yang santai.
Kegiatan semacam ini juga memiliki nilai edukatif bagi masyarakat. Kepedulian terhadap penyandang disabilitas bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, masyarakat, dan berbagai lembaga agar tercipta lingkungan yang memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk berkembang.
Kegiatan nonton bersama tersebut berakhir sekitar pukul 18.30 WIB. Suasana hangat tetap terasa hingga kegiatan selesai.
Bagi anak-anak SLBN Bangkinang Kota, sore itu bukan sekadar agenda menonton film. Kebersamaan tersebut menjadi pengalaman yang mempertemukan mereka dengan lingkungan yang lebih luas sekaligus menghadirkan ruang untuk tersenyum, bersosialisasi, dan menikmati waktu bersama.
Polres Kampar berharap kedekatan dengan kelompok penyandang disabilitas dapat terus dibangun melalui berbagai kegiatan positif. Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana: setiap anak memiliki nilai, potensi, dan hak untuk mendapatkan lingkungan yang aman, ramah, serta penuh penghargaan.












