Batammediaindonesia.com, Kampar – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan personel. Dukungan peralatan yang tepat juga menjadi bagian penting agar respons di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan efektif, terutama ketika titik kebakaran berada jauh dari sumber air atau sulit dijangkau kendaraan.
Upaya memperkuat kesiapsiagaan tersebut mendapat dukungan dari PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Pekanbaru ULPLTA Koto Panjang yang menyerahkan sejumlah peralatan penanggulangan Karhutla kepada Polres Kampar, Kamis (24 – 09 – 2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Manager PT PLN Nusantara Power UP Pekanbaru ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, dan diterima oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang bersama jajaran.
Dukungan ini menjadi bagian dari sinergi lintas pihak dalam memperkuat kesiapan menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar. Peralatan yang diberikan juga dirancang untuk membantu proses pemadaman ketika kondisi medan membuat akses menuju titik api tidak mudah.
Peralatan Pemadaman yang Diserahkan
Adapun sarana penanggulangan Karhutla yang diserahkan terdiri atas 2 unit Mesin Fire Hose GXH 50, 2 unit Selang Isap, 10 unit Selang Buang ukuran 1 x 20 meter, 2 unit Coupling Machino, dan 2 unit Nozzle.
Masing-masing peralatan memiliki fungsi yang saling mendukung dalam sistem pemadaman.
Mesin Fire Hose menjadi bagian utama untuk membantu pemompaan air menuju lokasi kebakaran. Sementara itu, selang isap digunakan untuk menarik air dari sumber menuju sistem pemadaman.
Kemudian, selang buang berfungsi menyalurkan air dari sistem pemompaan menuju titik yang membutuhkan penanganan. Dengan panjang masing-masing 20 meter, rangkaian selang tersebut dapat membantu menjangkau lokasi yang berada lebih jauh dari sumber air.
Coupling Machino digunakan sebagai penyambung saluran air, sedangkan nozzle berfungsi membantu mengarahkan aliran dan semprotan air ke sasaran.
Kombinasi peralatan tersebut menjadi penting dalam kondisi ketika sumber air tidak berada tepat di sekitar titik kebakaran.
Menjawab Tantangan Medan di Lapangan
Dalam penanganan Karhutla, kondisi medan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi personel. Tidak seluruh lokasi kebakaran dapat dijangkau dengan kendaraan besar, sementara sumber air juga tidak selalu berada dekat dengan titik api.
Karena itu, kemampuan mengambil air dari sumber yang tersedia dan menyalurkannya melalui rangkaian selang menjadi salah satu dukungan penting bagi personel di lapangan.
Dengan peralatan tersebut, air dari sumber seperti sungai, parit maupun kolam terdekat dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pemadaman. Sistem tersebut memungkinkan personel memiliki jangkauan penyaluran air yang lebih fleksibel sesuai kondisi lokasi.
Artinya, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla bukan hanya berkaitan dengan jumlah personel yang dikerahkan. Ketersediaan sarana pendukung, kondisi peralatan, serta kemampuan menggunakannya sesuai kebutuhan medan juga menjadi bagian penting dalam respons di lapangan.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyampaikan bahwa menghadapi kebakaran di lahan gambut maupun wilayah perbukitan membutuhkan dukungan peralatan yang memadai.“
Kami menyadari sepenuhnya: melawan api di lahan gambut dan perbukitan bukan sekadar soal semangat — juga soal peralatan yang andal, cukup, dan siap siaga. Bantuan ini bukan sekadar benda, melainkan penambah kekuatan nyata bagi setiap personel yang bertugas di garis depan. Dengan alat ini, jangkauan kami lebih jauh, respons kami lebih cepat, dan harapan kami untuk melindungi warga semakin kokoh,” ujar Kapolres Kampar usai menerima bantuan.
Menurutnya, dukungan tersebut sekaligus memperkuat kerja sama dalam menghadapi Karhutla yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Terima kasih kepada PT PLN Nusantara Power UP Pekanbaru ULPLTA Koto Panjang. Sinergi ini membuktikan: Karhutla bukan urusan kepolisian saja, bukan urusan pemerintah saja — ini tanggung jawab kita semua. Semoga alat ini selalu terawat, selalu siap, dan semoga pula semakin jarang harus digunakan. Itulah harapan terbaik kami,” tambahnya.
PLN Nusantara Power Perkuat Sinergi
Sementara itu, Manager PT PLN Nusantara Power UP Pekanbaru ULPLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk partisipasi perusahaan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan wilayah tempat perusahaan beroperasi.
Sinergi dengan para pemangku kepentingan, termasuk kepolisian, menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Melalui dukungan tersebut, kesiapan tim diharapkan semakin kuat sehingga respons dapat dilakukan secara cepat ketika terjadi kebakaran. Upaya tersebut juga diarahkan untuk membantu mengurangi dampak kerugian yang dapat dirasakan masyarakat maupun lingkungan.
Kolaborasi seperti ini memperlihatkan bahwa penanggulangan Karhutla membutuhkan kerja bersama. Kepolisian memiliki personel yang berada di lapangan, sementara dukungan sarana dari berbagai pihak dapat membantu memperkuat kemampuan operasional ketika kondisi membutuhkan penanganan.
Peralatan Siap Digunakan Saat Dibutuhkan
Seluruh peralatan yang telah diserahkan selanjutnya akan didistribusikan kepada tim penanggulangan Karhutla Polres Kampar agar siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan.
Kesiapan tersebut menjadi penting karena penanganan kebakaran membutuhkan respons yang tidak hanya cepat, tetapi juga didukung peralatan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pada akhirnya, dukungan peralatan bukan sekadar tentang menambah jumlah sarana. Lebih dari itu, keberadaan peralatan yang siap digunakan dapat memperkuat kesiapsiagaan personel ketika menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat.
Sinergi antara Polres Kampar dan PT PLN Nusantara Power melalui dukungan sarana penanggulangan Karhutla tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kesiapan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung aman dan tertib, sekaligus mencerminkan eratnya semangat kerja sama dalam mendukung upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar.







