Baru Menjabat Kapolsek Tapung Hilir, Iptu Riko Inisiasi “Magrib Mengaji” untuk Dorong Generasi Qur’ani

Batammediaindonesia.com, Kampar — Baru menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tapung Hilir, Polres Kampar, Iptu Riko Rizki Mazri, S.H., M.H., langsung menghadirkan sebuah program yang menyentuh sisi sosial dan keagamaan masyarakat.

Melalui program “Magrib Mengaji”, Polsek Tapung Hilir membuka ruang pembinaan keagamaan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kedekatan antara kepolisian dengan warga. Kegiatan perdana tersebut digelar di lingkungan Markas Polsek Tapung Hilir, Minggu (26 – 09 – 2026).

Program yang dikemas melalui wadah Rumah Qur’an ini terbuka bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Kehadiran program tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh pembinaan sosial dan karakter masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Shalat Magrib berjemaah. Setelah itu, para peserta mengikuti pembelajaran membaca Al-Qur’an yang didampingi oleh tenaga pengajar, yakni ustadz dan ustadzah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan Shalat Isya berjemaah.

Tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan keagamaan, Polsek Tapung Hilir juga memberikan perhatian terhadap keamanan peserta. Pihak kepolisian menyediakan fasilitas pengantaran menggunakan mobil patroli Polsek Tapung Hilir bagi peserta yang membutuhkan, khususnya setelah kegiatan berlangsung pada malam hari.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti program, terutama anak-anak dan para lansia.

Kapolsek Tapung Hilir Iptu Riko Rizki Mazri mengatakan, program “Magrib Mengaji” merupakan ruang pembinaan spiritual dan mental bagi masyarakat di wilayah Tapung Hilir.

«“Program Magrib Mengaji ini kami hadirkan sebagai ruang pembinaan spiritual dan mental bagi masyarakat di wilayah Tapung Hilir. Kami ingin markas kepolisian tidak hanya menjadi tempat pelayanan hukum, tetapi juga menjadi sarana yang inklusif, aman, dan nyaman untuk kegiatan keagamaan serta edukasi masyarakat,” ujar Iptu Riko Rizki Mazri.»

BACA JUGA  Menyeberang Sungai dan Jalan Kaki 1 Kilometer, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Hadir hingga Pelosok Tanjung Belit Selatan

Menurutnya, keberadaan program tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi warga.

Penyediaan fasilitas antar-jemput dengan kendaraan patroli juga menjadi perhatian tersendiri. Menurut Iptu Riko, fasilitas tersebut diberikan sebagai bentuk upaya memberikan rasa aman kepada peserta, terutama anak-anak dan lansia yang mengikuti kegiatan mengaji hingga malam hari.

«“Kami berharap melalui sinergi ini, lahir generasi yang cinta Al-Qur’an serta terbangun nilai-nilai religius yang kuat. Lingkungan yang berakhlak dan bernilai positif tentu akan bermuara pada terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tapung Hilir,” pungkasnya.»

Bukan Program Baru bagi Iptu Riko

Program “Magrib Mengaji” di Tapung Hilir juga menjadi kelanjutan dari pendekatan yang sebelumnya pernah dilakukan Iptu Riko Rizki Mazri ketika bertugas di Polsek Tapung Hulu.

Pengalaman tersebut kemudian dibawa dalam tugas barunya di Polsek Tapung Hilir. Keberlanjutan program ini menunjukkan adanya upaya untuk mempertahankan kegiatan pembinaan masyarakat yang memadukan pendekatan sosial, keagamaan, dan keamanan.

Melalui kegiatan tersebut, markas kepolisian diharapkan dapat menjadi ruang yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Warga tidak hanya datang ketika membutuhkan pelayanan kepolisian atau ketika menghadapi persoalan hukum, tetapi juga dapat berinteraksi melalui kegiatan positif yang membangun kebersamaan.

Program “Magrib Mengaji” sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal dan mempelajari Al-Qur’an sejak usia dini dengan pendampingan tenaga pengajar.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat lintas usia membuat kegiatan tersebut memiliki cakupan yang lebih luas. Anak-anak, orang dewasa hingga lansia dapat mengikuti kegiatan dalam satu lingkungan yang sama.

Pendekatan seperti ini menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan antara kepolisian dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif serta keagamaan.

BACA JUGA  Dukung Swasembada Pangan 2026, Polsek Kampar Kembali Panen Jagung Pipil di Rumbio Jaya

Bagi Polsek Tapung Hilir, pembinaan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun lingkungan sosial yang mendukung tumbuhnya nilai-nilai positif.

Dengan hadirnya “Magrib Mengaji”, Polsek Tapung Hilir berupaya menjadikan kegiatan keagamaan sebagai salah satu ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kepedulian, serta memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat.

Program tersebut diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membentuk generasi yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, nilai religius, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pada akhirnya, pendekatan melalui kegiatan keagamaan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya hubungan yang semakin harmonis antara kepolisian dan masyarakat sekaligus ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tapung Hilir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *