Batammediaindonesia.com, Kampar – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Di Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen jagung pipil milik Kelompok Tani (Poktan) Nusantara di Desa Lubuk Sakat, Rabu (30 – 09 – 2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Perhentian Raja IPTU Okto Wahyudi, S.Fil., S.H., M.H., bersama sejumlah personel Polsek Perhentian Raja.
Panen dilakukan pada lahan seluas 0,5 hektare dengan hasil yang diperkirakan mencapai sekitar 1 ton jagung pipil. Hasil panen tersebut selanjutnya direncanakan untuk dijual kepada Bulog Kampar.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan kepolisian terhadap penguatan sektor pertanian sekaligus program ketahanan pangan. Selain melihat langsung hasil produksi petani, kehadiran jajaran Polsek Perhentian Raja juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat di bidang pertanian.
Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Perhentian Raja turut didampingi Kanit Reskrim Ipda David Gusmanto, S.H., M.H., P.S. Kanit Intel Tino Gazuli, S.H., P.S. Kanit Provos Bripka Sugandi, Kepala BPP Kecamatan Perhentian Raja Sarbaini, S.P., Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Sakat Aipda Ismail Marzuki, PPL Desa Lubuk Sakat Asnidayanti, Plt. Kepala Desa Lubuk Sakat Roni Saba, serta para petani jagung pipil.
Panen di Tengah Tantangan Musim Kemarau
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses budidaya jagung tidak sepenuhnya berjalan tanpa tantangan. Musim kemarau menjadi salah satu kendala yang dihadapi petani sehingga sebagian tanaman mengalami pertumbuhan kerdil.
Meski demikian, lahan seluas setengah hektare tersebut tetap menghasilkan jagung pipil dengan estimasi produksi sekitar 1 ton. Hasil tersebut menjadi bagian dari aktivitas produktif kelompok tani sekaligus menunjukkan pentingnya pendampingan dan kerja sama berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Dukungan terhadap kelompok tani juga memiliki arti penting karena sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan hasil produksi, tetapi turut menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat dan ketersediaan bahan pangan.
Kapolsek Perhentian Raja IPTU Okto Wahyudi mengatakan, kegiatan panen tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjaga sehingga komunikasi antara petani dan unsur pemerintahan maupun kepolisian dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam mendukung kegiatan pertanian di wilayah Kecamatan Perhentian Raja.
Hasil Panen Disalurkan ke Bulog
Dari lahan panen seluas 0,5 hektare, produksi jagung pipil diperkirakan mencapai ±1 ton. Hasil produksi tersebut dijual ke Bulog Kampar, sehingga hasil budidaya petani dapat masuk ke jalur distribusi pangan.
Kegiatan panen ini juga menjadi gambaran bahwa penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari petani sebagai pelaku utama, penyuluh pertanian, pemerintah desa hingga unsur keamanan di wilayah.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, kegiatan pertanian masyarakat dapat terus mendapat perhatian dan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan.
Panen jagung pipil di Desa Lubuk Sakat selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif.
Data kegiatan:
- Komoditas: Jagung pipil
- Luas lahan: 0,5 hektare
- Estimasi hasil: ±1 ton
- Distribusi: Dijual ke Bulog Kampar
- Lokasi: Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar
- Kendala: Musim kemarau, sebagian tanaman mengalami pertumbuhan kerdil
- Waktu kegiatan: Rabu, 30 September 2026, pukul 09.00–10.30 WIB






