Batammediaindonesia.com, Batam, 03 Oktober 2026 — PT PLN Batam menyampaikan ucapan selamat kepada Bahlil Lahadalia atas amanah barunya sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
Ucapan tersebut disampaikan PLN Batam melalui unggahan di akun Instagram resminya. Dalam unggahan tersebut, Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh keluarga besar PT PLN Batam menyampaikan harapan agar amanah yang diberikan kepada Bahlil dapat dijalankan dengan penuh dedikasi.
“Selamat dan Sukses kepada Bapak Bahlil Lahadalia atas amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap mengemban tugas sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia,” demikian isi unggahan PLN Batam.
PLN Batam juga menyampaikan harapan agar amanah tersebut dapat semakin memperkuat sinergi dalam mendorong hilirisasi, mempercepat transisi energi, serta mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Bahlil Rangkap Dua Tanggung Jawab
Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Dalam penugasan tersebut, Bahlil tetap merangkap sebagai Menteri ESDM.
Kementerian ESDM menjelaskan bahwa penyatuan koordinasi hilirisasi dan transisi energi dimaksudkan untuk mempercepat pelaksanaan kedua agenda tersebut secara lebih terintegrasi.
Agenda hilirisasi berkaitan dengan upaya meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, sedangkan transisi energi berkaitan dengan percepatan menuju penggunaan energi yang lebih bersih sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Bagi sektor ketenagalistrikan, perkembangan kebijakan tersebut juga menjadi perhatian karena kebutuhan energi yang andal merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, industri, investasi, dan pertumbuhan ekonomi.
Sebelumnya, PLN Batam juga telah memiliki hubungan kerja dengan Kementerian ESDM dalam pembahasan sektor ketenagalistrikan di Batam, termasuk mengenai keberlanjutan pasokan listrik dan harga gas untuk kebutuhan pembangkitan.
Dengan adanya penugasan baru tersebut, koordinasi pemerintah terkait hilirisasi dan transisi energi kini berada dalam satu payung Kementerian Koordinator. Pemerintah menyatakan langkah tersebut diarahkan agar pelaksanaan program dapat berlangsung lebih terkoordinasi dan terukur.











