Polresta Barelang Laksanakan Pengamanan Festival Transmigrasi 2026 dan Doa untuk Negeri di Batam

Batammediaindonesia.com, Batam – Polresta Barelang melaksanakan pengamanan Festival Transmigrasi 2026 dan Doa untuk Negeri yang digelar di SMAN 30 Batam, kawasan Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (10 – 10 – 2026). Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.000 peserta tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintah, tokoh agama, masyarakat, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Acara ini dihadiri Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, serta Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadikan Festival Transmigrasi 2026 sebagai ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Pengamanan yang dilaksanakan Polresta Barelang bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, mulai dari kedatangan pejabat, pelaksanaan doa bersama, hingga kegiatan pameran dan hiburan.

Festival Transmigrasi Hadirkan Edukasi, UMKM, dan Doa Bersama

Festival Transmigrasi 2026 dan Doa untuk Negeri menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan unsur edukasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan keagamaan, serta hiburan.

Selain menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dan pemangku kepentingan, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka melalui stan pameran yang tersedia di lokasi acara.

Keterlibatan berbagai unsur pemerintah dan organisasi keagamaan turut mewarnai pelaksanaan kegiatan. Sejumlah pihak yang hadir di antaranya perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, serta berbagai organisasi Islam di tingkat provinsi dan kota.

Organisasi yang turut terlibat antara lain Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Muslimat NU, Nasyiatul Aisyiyah, Rabithah Ma’ahid Islamiyah, dan Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah di wilayah Kepulauan Riau dan Kota Batam.

BACA JUGA  Polsek Bengkong Ungkap Dugaan Penganiayaan di Golden Prawn, Seorang Pria Diamankan

Keterlibatan unsur tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berisi agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan.

Doa untuk Negeri Dipimpin Ustaz Das’ad Latif

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia di lokasi transit sekitar pukul 08.45 WIB. Rombongan kemudian disambut dengan pertunjukan tari kontemporer sebelum meninjau sejumlah area kegiatan, termasuk lokasi pameran dan stan UMKM.

Agenda utama berupa Doa untuk Negeri dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB dengan dipimpin Ustaz Das’ad Latif. Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan penampilan Lebah Begantong serta hiburan musik bagi para pengunjung.

Rangkaian tersebut menghadirkan perpaduan kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan hiburan yang dapat dinikmati peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan yang melibatkan ribuan peserta dan sejumlah pejabat itu membutuhkan pengaturan yang baik agar seluruh agenda dapat berlangsung sesuai rencana, terutama pada titik-titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung.

Polresta Barelang Fokus pada Kelancaran dan Keamanan Pengunjung

Dalam mendukung kelancaran acara, Polresta Barelang melaksanakan pengamanan di sejumlah area penting, meliputi panggung utama, kawasan VIP, lokasi pameran dan UMKM, akses keluar-masuk, serta titik yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan pengunjung.

Pengamanan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjaga kelancaran pergerakan peserta, serta mendukung kenyamanan masyarakat selama mengikuti kegiatan.

Perhatian terhadap sejumlah titik tersebut menjadi penting karena aktivitas pengunjung tidak hanya terpusat di panggung utama. Area pameran, stan UMKM, akses masuk, dan lokasi hiburan juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang perlu diperhatikan.

Dengan pengamanan yang terarah, masyarakat diharapkan dapat mengikuti acara dengan tertib, sementara seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai agenda.

BACA JUGA  Polisi Respons Cepat Laporan 110, Terduga Pencurian di Bengkong Dibawa ke Mapolsek

Sekitar pukul 13.00 WIB, rangkaian utama Festival Transmigrasi 2026 dan Doa untuk Negeri selesai dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan hiburan musik. Secara keseluruhan, kegiatan dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Masyarakat Dapat Memanfaatkan Layanan Polisi 110

Pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mendukung terselenggaranya kegiatan publik dengan aman.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga situasi kamtibmas dengan mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban di lokasi kegiatan, serta memperhatikan keselamatan diri dan orang lain.

Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui situasi yang memerlukan penanganan petugas, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110 untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan.

Melalui kerja sama antara petugas dan masyarakat, suasana aman dan tertib diharapkan dapat terus terjaga, tidak hanya selama Festival Transmigrasi 2026 berlangsung, tetapi juga dalam berbagai aktivitas masyarakat di Kota Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *