Polresta Barelang Gelar Bimtek dan Evaluasi SI-ABK untuk Optimalisasi Analisis Kebutuhan Personel

Batammediaindonesia.com, Batam – Polresta Barelang terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia melalui penguatan sistem perencanaan kebutuhan personel. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Evaluasi Pengelolaan Sistem Informasi Analisis Beban Kerja (SI-ABK) Tahun 2026 di Aglow Hotel Batam, Jumat (30 – 10 – 2026), pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Barelang memastikan proses analisis beban kerja dan perencanaan kebutuhan personel berjalan berdasarkan data yang akurat, valid, transparan, serta sesuai dengan kondisi riil pelaksanaan tugas di setiap unit organisasi.

Bimtek dan evaluasi tersebut dihadiri Kabagren Polresta Barelang Kompol Indra Juniandi Malau, S.H., M.Kn., Kasikeu Polresta Barelang Ipda Didy Wahyudi, S.H., para Paurmin/Kaurmintu dan Kasium Polsek, serta operator SI-ABK dari seluruh jajaran Polresta Barelang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai mekanisme, tata cara, dan prosedur pengelolaan aplikasi SI-ABK, khususnya dalam melakukan penginputan data dukung kinerja. Penguatan pemahaman ini dinilai penting agar setiap data yang dimasukkan benar-benar mencerminkan uraian tugas, volume pekerjaan, waktu penyelesaian, hingga capaian kinerja masing-masing unit organisasi.

Salah satu poin penting yang menjadi pembahasan dalam evaluasi tersebut adalah hasil analisis beban kerja yang mencatat kebutuhan personel Polresta Barelang sebanyak 364 orang, sementara jumlah personel riil yang tersedia saat ini mencapai 1.106 orang.

Terdapat selisih sebanyak 742 personel antara angka kebutuhan berdasarkan hasil analisis dan jumlah personel yang tersedia. Data tersebut menjadi bahan evaluasi lebih lanjut agar perencanaan, penataan, dan pendistribusian personel dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beban kerja serta kebutuhan organisasi.

Angka tersebut juga menjadi perhatian dalam memastikan pengelolaan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada jumlah personel, tetapi turut memperhatikan kesesuaian antara pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan kebutuhan setiap satuan kerja.

BACA JUGA  Ditreskrimum Polda Kepri Amankan YK Terkait Laporan Dugaan Pengancaman

Karena itu, ketepatan pengisian data dalam aplikasi SI-ABK menjadi hal yang sangat penting. Setiap unit kerja dituntut mampu menyajikan informasi secara lengkap dan sesuai kondisi sebenarnya, sehingga hasil analisis dapat menjadi salah satu dasar pertimbangan pimpinan dalam mengambil kebijakan terkait kebutuhan personel.

Selain membahas hasil analisis kebutuhan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam pengelolaan SI-ABK. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kelengkapan uraian tugas, volume pekerjaan, waktu penyelesaian pekerjaan, serta pencatatan capaian kinerja pada masing-masing unit organisasi.

Melalui evaluasi tersebut, seluruh Bagian, Satuan Fungsi, Seksi, dan Polsek jajaran diharapkan semakin meningkatkan ketelitian serta tanggung jawab dalam mengelola data dukung kinerja.

Penginputan data yang tidak sesuai dengan kondisi pelaksanaan tugas dapat memengaruhi kualitas hasil analisis. Oleh sebab itu, kesamaan persepsi dan pemahaman para operator menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pengelolaan SI-ABK yang lebih tertib dan akuntabel.

Sebagai langkah lanjutan, Bagren Polresta Barelang bersama seluruh unit organisasi akan melaksanakan monitoring, asistensi, validasi, dan evaluasi secara berjenjang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap data yang disajikan telah memenuhi ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hasil pengelolaan SI-ABK nantinya diharapkan dapat mendukung pimpinan dalam menentukan kebijakan penataan serta pendistribusian personel secara lebih efektif, proporsional, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan organisasi.

Melalui kegiatan ini, Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan manajemen sumber daya manusia Polri. Perencanaan personel yang berbasis data diharapkan mampu menunjang efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di samping itu, Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menyampaikan pengaduan, maupun melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *