Batammediaindonesia.com, Batam – Rasa kepedulian terhadap kondisi Khalid, bocah berusia 6 tahun yang tengah berjuang melawan kanker ginjal stadium 4, menggerakkan hati Ketua Ikatan Keluarga Besar Sumatera Selatan (IKBSS) Wilayah Bengkong, Rustam Efendi.
Mendengar kabar tentang kondisi memprihatinkan Khalid dan perjuangan kedua orang tuanya, Rustam Efendi langsung mengambil langkah cepat dengan meneruskan informasi tersebut kepada jajaran pengurus IKBSS Kota Batam.
Langkah tersebut mendapat respons positif dari Ketua Umum IKBSS Kota Batam, H. Rizan Nika Astaga, SH, MH. Melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKBSS Kota Batam, Ismail Lubay, disampaikan persetujuan untuk menggalang dana guna membantu meringankan beban keluarga Khalid, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani pengobatan di Jakarta.
Sebelumnya, sejumlah awak media menemui Rustam Efendi di kantin Polresta Barelang. Dalam pertemuan tersebut, awak media menyampaikan informasi mengenai kondisi Khalid, anak pasangan Andini dan Irgi, warga Bengkong Indah II, Gang Dahlia, Kecamatan Bengkong, Batam, yang diketahui berasal dari Sumatera Selatan.
Informasi mengenai perjuangan keluarga tersebut berawal dari laporan warga yang merasa prihatin melihat kondisi Khalid dan keterbatasan ekonomi kedua orang tuanya.
Khalid sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros Batam selama kurang lebih tiga bulan dan telah menjalani 12 kali kemoterapi. Namun, berdasarkan keterangan keluarga, kondisi Khalid belum menunjukkan perkembangan seperti yang diharapkan.
Pihak rumah sakit kemudian merujuk Khalid ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Demi kesembuhan buah hati tercinta, Andini dan Irgi akhirnya membawa Khalid ke Jakarta dengan bekal biaya seadanya. Saat ini, mereka menempati rumah singgah untuk mendampingi proses pengobatan sang anak.
Namun, perjuangan keluarga tersebut masih menghadapi berbagai tantangan. Menurut keterangan orang tua Khalid, tindakan operasi yang sempat direncanakan belum dapat dilaksanakan karena adanya kondisi pembuluh darah yang membesar sehingga membutuhkan pertimbangan medis lebih lanjut.
Di tengah upaya mendampingi Khalid menjalani pengobatan, kondisi keuangan keluarga semakin terbatas. Persediaan dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di Jakarta mulai menipis.
Sebelumnya, ketika Khalid masih menjalani perawatan di Batam, sejumlah warga dan rekan yang tergerak hatinya telah memberikan bantuan berupa uang tunai maupun beras untuk membantu keluarga tersebut.
Persoalan ini juga telah disampaikan kepada anggota DPRD Kota Batam Komisi II dari daerah pemilihan Bengkong-Batu Ampar, Ruslan Sinaga. Penyampaian tersebut diharapkan dapat membuka perhatian dan dukungan dari berbagai pihak terhadap perjuangan keluarga Khalid.
Sementara itu, gerak cepat Rustam Efendi bersama jajaran IKBSS Kota Batam untuk memulai penggalangan dana menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata terhadap sesama, khususnya keluarga yang tengah menghadapi ujian berat.
Kepedulian tersebut diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta para dermawan untuk turut memberikan bantuan.
Bagi Andini dan Irgi, perjuangan ini bukan hanya tentang menghadapi penyakit berat yang diderita sang buah hati, tetapi juga bagaimana memenuhi kebutuhan hidup selama menjalani pengobatan jauh dari kampung halaman.
Harapan terbesar kedua orang tua Khalid hanya satu, yakni sang buah hati mendapatkan penanganan medis terbaik dan diberikan kesempatan untuk sembuh agar kelak dapat kembali bermain dan menikmati masa kecil seperti anak-anak seusianya.
Kini, uluran tangan dan kepedulian masyarakat sangat berarti bagi Khalid dan keluarganya. Sebab, di tengah perjuangan melawan penyakit, dukungan kemanusiaan menjadi kekuatan tersendiri bagi keluarga kecil tersebut untuk terus bertahan dan berharap.






