Lapas Narkotika Rumbai dan Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Sidang TPP, Pastikan Pemenuhan Hak Integrasi WBP

Batammediaindonesia.com, Pekanbaru, 05 Oktober 2026 – Proses pemenuhan hak integrasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan secara terarah. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan integrasi bagi WBP.

Sidang TPP tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan pemasyarakatan, khususnya dalam memastikan setiap usulan hak integrasi dibahas melalui mekanisme yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, Tim TPP memberikan arahan kepada WBP yang telah memasuki tahap pengurusan usulan integrasi. Para WBP diingatkan untuk tetap konsisten mengikuti seluruh program pembinaan yang diselenggarakan pihak Lapas.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keaktifan WBP dalam mengikuti program pembinaan kemandirian. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari proses pembinaan selama berada di dalam Lapas, tetapi juga diharapkan dapat membantu mempersiapkan WBP menghadapi kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Tim TPP juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib dan seluruh ketentuan yang berlaku selama menjalani masa pembinaan.

Kepatuhan tersebut menjadi bagian dari sikap disiplin yang perlu dipertahankan oleh WBP, terlebih bagi mereka yang sedang menjalani proses pengusulan hak integrasi. Konsistensi dalam mengikuti pembinaan dan menaati aturan diharapkan dapat mendukung proses tersebut sekaligus memperkuat kesiapan WBP untuk menjalani kehidupan secara lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Melalui Sidang TPP, proses pembinaan tidak hanya diarahkan pada pemenuhan hak WBP, tetapi juga pada kesiapan mereka menghadapi tahap kehidupan berikutnya. Pembinaan yang dijalani selama berada di Lapas diharapkan dapat menjadi bekal untuk membangun kembali kehidupan yang lebih positif dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Mendadak, Sejumlah Barang Terlarang Ditemukan

Dengan demikian, proses integrasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi juga berjalan seiring dengan kesiapan WBP untuk kembali beradaptasi, menjalankan tanggung jawab, serta berkontribusi secara positif di lingkungan sosialnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *