Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Transformasi dan Pengabdian untuk Masyarakat

Bogor, Polri87 Dilihat

BatamMediaIndonesia.com, Bogor – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menegaskan komitmennya dalam melanjutkan transformasi kelembagaan guna menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, di sela pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (01 – 07 – 26).

Menurut Trunoyudo, usia ke-80 Polri memiliki makna historis, konstitusional, dan institusional yang mencerminkan perjalanan panjang institusi kepolisian dalam tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.

“Hari Bhayangkara ke-80 merupakan perjalanan yang sangat panjang. Ada pendekatan historis, konstitusional, dan institusional yang menunjukkan bagaimana Polri terus berkembang bersama rakyat. Makna dari semua itu adalah bahwa Polri benar-benar untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Polri mengemban tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum. Menurutnya, keamanan merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional.

“Presiden juga menyampaikan bahwa keamanan merupakan modal utama pembangunan, baik dalam konteks sosial, ekonomi, maupun program pembangunan pemerintah. Karena itu, Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk melindungi, melayani, membantu, dan menegakkan hukum demi terpeliharanya keamanan dan ketertiban,” katanya.

Semangat “Polri untuk Masyarakat”, lanjut Trunoyudo, tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dalam rangkaian Bulan Bakti Bhayangkara. Kegiatan tersebut meliputi bakti kesehatan, bakti sosial, pasar murah, bazar UMKM, hingga berbagai program kemanusiaan lainnya yang ditujukan untuk membantu masyarakat.

BACA JUGA  Deklarasi Bersama Tolak Intoleransi dan Terorisme, Densus 88 AT Polri Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

Di sisi lain, Polri terus menjalankan transformasi secara berkelanjutan melalui empat pilar utama yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yakni transformasi operasional, organisasi, pelayanan publik, dan pengawasan. Upaya tersebut diperkuat melalui digitalisasi layanan, seperti Super Apps Polri, layanan darurat Polisi 110, serta peningkatan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, Polri juga berperan aktif mendukung berbagai program strategis nasional, antara lain ketahanan pangan, pemenuhan gizi anak, peningkatan mutu pendidikan melalui Yayasan Kemala Bhayangkari, hingga penguatan kerja sama internasional dalam penanganan kejahatan transnasional.

Trunoyudo menegaskan, seluruh langkah tersebut bermuara pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Kapolri selalu menegaskan bahwa Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri untuk masyarakat. Integritas dan prestasi Polri diukur dari tingkat kepercayaan publik. Karena itu, Polri akan terus meningkatkan profesionalisme, kualitas sumber daya manusia, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral setiap insan Bhayangkara,” tuturnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus bertransformasi, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta menghadirkan rasa aman, pelayanan terbaik, dan penegakan hukum yang berkeadilan demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *