BatamMediaIndonesia.com, Siak – Dalam upaya mendukung program-program ketahanan pangan nasional Tahun 2026, jajaran Kepolisian Sektor Lubuk Dalam bersama masyarakat terus menunjukkan komitmennya melalui kegiatan nyata di sektor pertanian. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan pengecekan perkembangan sekaligus penanaman jagung pipil yang dilaksanakan di lahan pertanian Desa Lubuk Dalam, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Sabtu (04 – 07 – 26).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.30 WIB itu melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Dalam bersama Kelompok Tani Kampung Lubuk Dalam. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penambahan luas lahan tanam seluas 0,25 hektare dengan metode monokultur, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan hasil produksi jagung pipil di wilayah tersebut.
Kapolsek Lubuk Dalam melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut serta dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Dalam yang turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan kondisi lahan sekaligus memastikan proses penanaman berjalan sesuai rencana. Kolaborasi antara kepolisian dan kelompok tani ini dinilai menjadi wujud sinergi positif dalam mendukung program pemerintah.
Program ketahanan pangan yang dijalankan kali ini berfokus pada sektor pertanian dengan komoditas jagung pipil, yang dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi serta menjadi salah satu kebutuhan pokok di berbagai sektor industri maupun konsumsi masyarakat. Dengan luas lahan 0,25 hektare, diharapkan hasil panen nantinya mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan ketahanan pangan daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi masyarakat Desa Lubuk Dalam untuk terus memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif. Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan iklim yang semakin kompleks, sektor pertanian menjadi salah satu solusi utama dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Pihak kepolisian berharap program serupa dapat terus berkembang dan diikuti oleh desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Siak. Dengan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga kelompok tani, target swasembada pangan dapat tercapai secara maksimal.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dukungan penuh dari aparat kepolisian diharapkan mampu memperkuat semangat masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.
(Adek Ciput)












