P2 Newton di Pasangi Police Line, Ada Apa? team Penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Turun Tangan

Batammediaindonesia.com, Batam – Tempat Hiburan Malam (THM) P2 Newton di kawasan Nagoya, Kota Batam, mendadak menjadi perhatian publik setelah terpantau dipasangi garis polisi (police line) pada Sabtu (15 – 08 – 26) sore.

Pantauan awak media di lokasi, garis polisi terlihat terpasang pada bagian pintu masuk hingga area belakang P2 Newton. Pemasangan tersebut sontak memunculkan berbagai pertanyaan mengenai perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum di lokasi tersebut.

Informasi yang berkembang di lapangan sebelumnya menyebutkan bahwa pemasangan police line diduga dilakukan oleh aparat dari Bareskrim Polri. Namun, hingga beberapa waktu setelah pemasangan, belum terdapat penjelasan secara rinci mengenai perkara maupun dasar tindakan hukum terhadap lokasi tersebut.

Kepastian bahwa pemasangan garis polisi dilakukan oleh aparat Bareskrim Polri kemudian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Nona Pricillia Ohei melalui pesan singkat WhatsApp.

“Benar dilakukan oleh Tim Penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri,” ujarnya singkat.

Pernyataan tersebut semakin menarik perhatian karena pemasangan police line di P2 Newton berlangsung hanya beberapa hari setelah adanya penggerebekan di HH Club P3 pada 10 Agustus 2026.

Publik pun mulai mempertanyakan apakah kedua peristiwa tersebut memiliki keterkaitan atau merupakan penanganan perkara yang berbeda.

Meski demikian, sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari penyidik yang menjelaskan secara terbuka mengenai perkara yang menjadi dasar pemasangan police line di P2 Newton.

Apakah P2 Newton berkaitan dengan rangkaian penyelidikan yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, atau terdapat perkara lain yang sedang didalami, masih menjadi tanda tanya.

Yang jelas, keberadaan police line di sejumlah bagian P2 Newton menjadi sinyal bahwa terdapat proses penanganan hukum yang sedang berlangsung. Namun, tanpa penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang, masyarakat masih harus menunggu kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik pemasangan garis polisi tersebut.

BACA JUGA  Li Claudia Jemput Aspirasi Warga Rempang–Galang, Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Investasi Masa Depan Generasi Batam

Awak media masih berupaya mendapatkan informasi lebih lengkap, termasuk mengenai kronologi tindakan penyidik, perkara yang ditangani, serta kemungkinan keterkaitannya dengan penindakan di lokasi hiburan malam lainnya di Batam.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi lebih lanjut dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri maupun pihak pengelola P2 Newton terkait perkara tersebut.

Perkembangan kasus ini tentu menarik untuk terus dipantau, terlebih pemasangan police line oleh tim penyidik Bareskrim Polri di sebuah THM di kawasan strategis Kota Batam menjadi perhatian masyarakat dan menimbulkan banyak pertanyaan yang kini menunggu jawaban resmi dari aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *