Batammediaindonesia.com, Bangkinang – Semangat kemerdekaan terasa begitu kental di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang. Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Kelas IIA Bangkinang menggelar berbagai perlombaan tradisional dan hiburan rakyat yang melibatkan jajaran petugas serta warga binaan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2025, tersebut berlangsung penuh semangat, meriah, dan sarat dengan suasana kebersamaan. Sejumlah perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan digelar untuk memberikan hiburan sekaligus membangun rasa kekeluargaan di lingkungan Lapas.
Berbagai permainan tradisional seperti tarik tambang, makan kerupuk, balap bakiak, balap karung, serta sejumlah permainan lainnya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Gelak tawa dan sorak-sorai terdengar sepanjang perlombaan, terutama ketika petugas dan warga binaan saling beradu kemampuan dalam suasana yang santai namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Kehadiran Kepala Lapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, turut menambah semarak kegiatan. Tidak hanya menyaksikan jalannya perlombaan, Kalapas juga ikut berpartisipasi bersama jajaran petugas dan warga binaan.
Keterlibatan langsung pimpinan dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuat tentang pentingnya membangun kebersamaan tanpa menghilangkan nilai-nilai pembinaan yang menjadi bagian utama dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Alexander Lisman Putra mengatakan, kegiatan perlombaan tradisional tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan menjadi sarana untuk mempererat hubungan, membangun kekompakan, serta menciptakan suasana positif di lingkungan Lapas.
“Selain memeriahkan HUT RI, kegiatan ini kami jadikan momentum untuk menumbuhkan sportivitas, mempererat kebersamaan, dan menciptakan suasana yang penuh kegembiraan di lingkungan Lapas Bangkinang,” ujar Alexander Lisman Putra.
Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan RI memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk warga binaan. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai sebuah peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat memperbaiki diri, membangun optimisme, serta menatap masa depan dengan lebih baik.
Melalui kegiatan bersama seperti perlombaan tradisional, warga binaan diberikan ruang untuk berinteraksi secara positif dengan sesama warga binaan maupun petugas. Hal tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih harmonis dan mendukung proses perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Semangat kebersamaan juga terlihat dari antusiasme para peserta yang mengikuti setiap perlombaan. Meskipun terdapat persaingan untuk menjadi pemenang, seluruh peserta tetap menunjukkan sikap saling menghargai dan menjunjung tinggi sportivitas.
Bagi warga binaan, kegiatan semacam ini juga menjadi hiburan tersendiri di tengah rutinitas menjalani program pembinaan. Suasana yang penuh keceriaan diharapkan mampu memberikan energi positif serta memperkuat hubungan sosial di dalam lingkungan Lapas.
Sementara bagi jajaran petugas, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk semakin mempererat komunikasi dan kekompakan dengan warga binaan. Pendekatan yang humanis dan penuh kebersamaan dinilai penting dalam mendukung terciptanya suasana pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Bangkinang pun tidak berhenti pada kemeriahan perlombaan. Nilai-nilai perjuangan, persatuan, kebersamaan, dan semangat untuk menjadi lebih baik menjadi pesan utama yang diharapkan dapat terus tumbuh di tengah seluruh warga Lapas.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai hal sederhana, termasuk menjaga persatuan, menghargai sesama, mematuhi aturan, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan positif.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pembinaan yang sehat dan membangun. Semangat yang ditunjukkan para petugas dan warga binaan diharapkan dapat terus terjaga, tidak hanya selama momentum HUT Kemerdekaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di Lapas Kelas IIA Bangkinang.
Dengan semangat “Pulih dan Berkarya untuk Indonesia”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapas Kelas IIA Bangkinang menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan optimisme. Dari balik tembok pemasyarakatan, semangat kemerdekaan tetap menyala, menjadi dorongan bagi setiap insan untuk terus berbenah, berkarya, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Dari Lapas Kelas IIA Bangkinang, semangat kemerdekaan terus menyala. Bersama menjaga kebersamaan, menjunjung sportivitas, dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.








