Polsek Koto Gasib Optimalkan Ketahanan Pangan dengan Penanaman Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare

Batammediaindonesia.com, Siak – Komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Polsek Koto Gasib, Polres Siak, dengan melaksanakan penanaman jagung pipil di lahan seluas 1 hektare milik Kelompok Tani Mekar Sari, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Rabu (19 – 08 – 26).

Kegiatan penanaman tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan. Program ini juga menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi turut hadir dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Polsek Koto Gasib bersinergi bersama Ketua Kelompok Tani Mekar Sari, Hendro Satrioko, serta para anggota kelompok tani. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian di wilayah Kecamatan Koto Gasib.

Penanaman jagung pipil dilakukan di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare. Seluruh lahan tersebut telah dipersiapkan untuk ditanami dan proses penanaman dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi lahan serta kesiapan kelompok tani.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Koto Gasib Iptu Dwi Pranata Tarigan, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk ikut memperkuat ketahanan pangan di daerah.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui kolaborasi bersama kelompok tani, kami berharap lahan yang dikelola dapat memberikan hasil panen yang optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Iptu Dwi Pranata.

BACA JUGA  Bhabinkamtibmas Kampung Bukit Agung Aiptu VM Simanjuntak Monitoring Ketahanan Pangan Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, kepolisian, kelompok tani hingga masyarakat secara luas.

Karena itu, Polsek Koto Gasib akan terus mendorong dan memberikan pendampingan kepada kelompok tani dalam setiap tahapan budidaya jagung. Pendampingan tersebut mencakup proses pengolahan dan persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemantauan pertumbuhan hingga nantinya memasuki masa panen.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Koto Gasib. Dengan pengelolaan yang baik, lahan pertanian diharapkan mampu menghasilkan jagung yang berkualitas dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Iptu Dwi Pranata juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menjalankan program ketahanan pangan. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat merupakan salah satu kunci agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan kelompok tani menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami akan terus melakukan pendampingan dan mendorong masyarakat agar lahan-lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif,” katanya.

Penanaman jagung pipil di lahan Kelompok Tani Mekar Sari juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman semata. Perawatan dan pemantauan tanaman menjadi bagian penting untuk memastikan hasil yang diperoleh nantinya dapat maksimal.

Polsek Koto Gasib berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan kelompok tani guna mengetahui perkembangan tanaman sekaligus membantu mencarikan solusi apabila ditemukan kendala selama proses budidaya berlangsung.

Program tersebut sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan di tingkat lokal. Sebab, ketahanan pangan nasional pada dasarnya dibangun dari kemampuan setiap daerah dalam menjaga ketersediaan dan produktivitas pangan di wilayah masing-masing.

BACA JUGA  Polsek Kandis Gagalkan Dugaan Percobaan Pencurian Kabel Grounding PLN, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Dengan adanya kegiatan penanaman jagung pipil ini, Polsek Koto Gasib berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memanfaatkan lahan kosong maupun lahan produktif sebagai areal pertanian. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan tersebut juga berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Kehadiran Polri di tengah kelompok tani juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Tidak hanya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong tersebut, Polsek Koto Gasib optimistis upaya peningkatan produksi jagung di wilayah Kabupaten Siak dapat terus berkembang. Penanaman di lahan seluas 1 hektare ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan nasional.

Ke depan, Polsek Koto Gasib akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan produktif dan mendukung program pemerintah, sehingga ketahanan pangan tidak hanya menjadi target nasional, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari tingkat kampung dan kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *