Rakernis Logistik 2026, Kapolda Kepri Tekankan Pengelolaan Aset yang Akuntabel

Batammediaindonesia.com, Batam – Pengelolaan logistik bukan sekadar urusan barang dan administrasi. Di balik setiap kendaraan dinas, gedung, perlengkapan hingga aset tanah milik negara, terdapat amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan.

Pesan tersebut menjadi penekanan utama Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Logistik Tahun 2026 yang digelar di Hotel AP Premier Batam, Senin (24 – 08 – 26).

Rakernis tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Karoops Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, narasumber dari KPKNL Batam, BP Batam dan BPN, serta para Kasubbagrenmin dan Kabaglog Polres/ta jajaran.

Dalam arahannya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa bidang logistik memiliki peran strategis dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas Kepolisian. Dukungan sarana dan prasarana yang semakin besar dari negara, kata dia, harus diiringi dengan tanggung jawab yang semakin kuat dalam menjaga dan mengelola setiap aset.

“Jangan sampai barang yang sudah kita perjuangkan untuk mendapatkan anggarannya, setelah sampai di satuan justru tidak dirawat dengan baik,” tegas Asep Safrudin.

Kapolda meminta seluruh jajaran tidak hanya berorientasi pada tersedianya barang, tetapi memastikan seluruh siklus pengelolaan logistik berjalan dengan baik, mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, distribusi, penggunaan, pemeliharaan hingga pertanggungjawaban.

Kendaraan maupun perlengkapan dinas juga diminta dirawat secara optimal. Barang yang telah tersedia harus segera didistribusikan berdasarkan kebutuhan agar dapat memberikan manfaat maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas, bukan justru tersimpan dan menumpuk di gudang.

Aset Negara Harus Jelas Status dan Dokumennya

Perhatian khusus juga diberikan Kapolda terhadap pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), termasuk aset tanah yang berada di lingkungan jajaran Polda Kepri.

BACA JUGA  Perkuat Pelayanan Publik, Lapas Batam Gandeng BRI Tanamkan Budaya Pelayanan Prima

Kapolda meminta dilakukan inventarisasi secara menyeluruh, memastikan kelengkapan dokumen serta kejelasan status hukum setiap aset. Koordinasi dengan BPN, KPKNL, BP Batam dan instansi terkait juga perlu diperkuat untuk menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan maupun administrasi aset.

“Seluruh anggaran, seluruh kendaraan, seluruh gedung, seluruh perlengkapan, dan seluruh aset yang kita gunakan adalah amanah negara dan amanah masyarakat,” ujarnya.

Rakernis kemudian diisi dengan paparan dari BP Batam, BPN dan KPKNL, serta Bag Bekum, Bag Ada dan Bag Infolog Polda Kepri. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan strategi agar tata kelola logistik di lingkungan Polda Kepri semakin tertib, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Empat Satuan Raih Penghargaan

Sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan yang menunjukkan kinerja terbaik, Rakernis juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Satker/Satwil terbaik dalam pengelolaan logistik Tahun Anggaran 2026.

Penghargaan diberikan kepada Polres Karimun untuk kategori penghapusan BMN, Satbrimob untuk penetapan status BMN, Bidhumas untuk penyusunan laporan BMN Semester I, serta Polres Lingga untuk penyampaian laporan manajemen logistik.

Kapolda Kepri berharap hasil Rakernis tidak berhenti pada pembahasan dan evaluasi, tetapi segera diwujudkan melalui langkah nyata di masing-masing satuan.

Dengan pengelolaan yang profesional, transparan dan akuntabel, seluruh dukungan logistik diharapkan benar-benar mampu memperkuat pelaksanaan tugas Kepolisian sekaligus memastikan setiap aset negara memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman serta kondusif.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan gratis untuk memperoleh bantuan Kepolisian maupun menyampaikan pengaduan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *