Tingkatkan Kualifikasi Pegawai, Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri Gelar Pelatihan Menembak Bersama Brimob

Batammediaindonesia.com, Batam – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau menggelar Pelatihan Menembak Tahun Anggaran 2026 bersama Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau, Senin (28 – 09 – 2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri dalam meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, konsentrasi, pengendalian diri, serta kesiapsiagaan jajaran dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.

Pelatihan diikuti jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan dari pelatih dan instruktur Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, menegaskan bahwa pelatihan menembak tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam menggunakan senjata api.

Menurutnya, terdapat sejumlah nilai penting yang dapat dibangun melalui kegiatan tersebut, mulai dari kedisiplinan, konsentrasi, ketepatan, pengendalian diri hingga tanggung jawab.

“Dalam pelatihan menembak, kita belajar bahwa kemampuan bukan hanya persoalan keberanian menarik pelatuk. Yang jauh lebih penting adalah pengendalian diri, disiplin terhadap prosedur, konsentrasi, ketepatan, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Keselamatan Jadi Prioritas

Dalam pelaksanaan pelatihan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Seluruh peserta diingatkan untuk mengikuti setiap arahan yang diberikan pelatih serta mematuhi standar keamanan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Penggunaan senjata api membutuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab yang tinggi. Karena itu, peserta diarahkan untuk memahami pentingnya kehati-hatian serta tidak mengabaikan prosedur keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Pelatihan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun sikap tenang dan fokus dalam menghadapi situasi yang membutuhkan ketepatan tindakan. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dengan pelaksanaan tugas kedinasan yang menuntut profesionalisme dan tanggung jawab.

BACA JUGA  Tinggal 6 Hari! Jangan Lewatkan Promo Merdeka Tambah Daya PLN Batam, Cuma Rp81 Ribu

Perkuat Profesionalisme Jajaran Imigrasi

Guntur menyampaikan bahwa nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kemampuan teknis, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Disiplin, ketenangan dalam menghadapi persoalan, kemampuan menjaga konsentrasi, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta rasa tanggung jawab merupakan sikap yang penting dalam mendukung pelayanan dan pelaksanaan tugas keimigrasian.

Dengan demikian, kegiatan pelatihan tidak hanya menjadi agenda peningkatan kemampuan pegawai, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter profesional dalam menjalankan tugas.

Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau atas dukungan dan pendampingan yang diberikan dalam pelaksanaan pelatihan tersebut.

Perkuat Sinergi Imigrasi dan Aparat Keamanan

Selain meningkatkan kapasitas jajaran, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara jajaran Imigrasi dengan TNI/Polri serta pemangku kepentingan terkait di wilayah Kepulauan Riau.

Sinergi antarlembaga menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pelaksanaan fungsi keimigrasian.

Kepulauan Riau sendiri memiliki posisi strategis sebagai salah satu wilayah perbatasan Indonesia. Kondisi tersebut membuat penguatan koordinasi dan profesionalisme aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas negara di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan Pelatihan Menembak Tahun Anggaran 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta tanggung jawab jajaran.

Peserta juga diharapkan mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan serius dan fokus, sekaligus menjadikan keselamatan serta kepatuhan terhadap prosedur sebagai prioritas utama.

Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan sinergi lintas lembaga, pelaksanaan tugas keimigrasian di Kepulauan Riau diharapkan dapat terus berjalan secara profesional, disiplin dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *