Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Restaurant Sanjaya Nusantara, Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas Jadi Perhatian

Batammediaindonesia.com, Pekanbaru – Upaya memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas sejak tahap perencanaan pembangunan terus menjadi perhatian Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau. Melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel), Ditlantas Polda Riau mengikuti rapat pembahasan dokumen standar teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) Restaurant Sanjaya Nusantara, Kamis (01 – 10 – 2026).

Rapat yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 474, Pekanbaru, tersebut dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pembahasan difokuskan pada aspek teknis lalu lintas yang berpotensi muncul akibat aktivitas pembangunan dan operasional restoran di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi lintas instansi untuk memastikan rencana pembangunan turut memperhatikan kondisi jalan, keselamatan pengguna jalan, serta kelancaran arus kendaraan di kawasan sekitar lokasi usaha.

Hadir dalam rapat tersebut Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., Ps. Kasi Jamen Opsrek Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKP Yulius, S.Psi., serta personel Subdit Kamsel Aipda Riyadi.

Rapat juga dihadiri Wakasat Lantas Polresta Pekanbaru dan Kanit Kamsel Polresta Pekanbaru. Sementara dari unsur pemerintah dan pihak terkait, turut hadir perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Dinas PUPR Provinsi Riau, manajemen Restaurant Sanjaya Nusantara, serta konsultan perencana dari PT Tamsitec Bangun Nusa.

Andalalin Jadi Bagian Penting Perencanaan Pembangunan

Dalam pembahasan tersebut, masing-masing pihak memberikan masukan terhadap dokumen standar teknis Andalalin, terutama mengenai potensi bangkitan dan tarikan perjalanan yang dapat ditimbulkan dari keberadaan kegiatan usaha.

Aspek yang menjadi perhatian meliputi kemungkinan peningkatan volume kendaraan, akses keluar masuk kendaraan, kebutuhan ruang parkir, serta pengaruh aktivitas pengunjung terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

BACA JUGA  Ditlantas Polda Riau Sambangi Tiga Purna Bakti di HUT Lantas ke-71, Silaturahmi Dibawa Bersama Pesan Green Policing

Pembahasan aspek-aspek tersebut diperlukan agar potensi permasalahan lalu lintas dapat diidentifikasi sejak awal dan langkah penanganannya dapat dipertimbangkan sesuai kondisi lapangan serta ketentuan yang berlaku.

Analisis Dampak Lalu Lintas sendiri merupakan salah satu instrumen perencanaan transportasi untuk mengkaji pengaruh suatu pembangunan atau kegiatan terhadap sistem lalu lintas di sekitarnya. Melalui kajian tersebut, kebutuhan penanganan dapat direncanakan agar aktivitas suatu kawasan tidak mengabaikan kepentingan pengguna jalan lainnya.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Roy Chandra, menyampaikan bahwa pembahasan dilakukan secara bersama dengan melibatkan manajemen perusahaan dan instansi teknis terkait.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk melihat aspek lalu lintas yang berpotensi ditimbulkan oleh rencana kegiatan sekaligus membahas langkah penanganan yang dibutuhkan.

“Pembahasan ini dilakukan bersama dengan pihak terkait, termasuk manajemen perusahaan dan instansi teknis, untuk melihat aspek lalu lintas yang ditimbulkan dari rencana kegiatan serta langkah penanganan yang diperlukan sesuai ketentuan,” ujar Roy Chandra.

Ditlantas Polda Riau Tekankan Keselamatan Pengguna Jalan

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa pembahasan dokumen standar teknis Andalalin merupakan bagian dari upaya memastikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian dalam setiap rencana kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap kondisi jalan.

Ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan perlu mempertimbangkan berbagai aspek lalu lintas sejak tahap awal, sehingga potensi gangguan terhadap pengguna jalan dapat diantisipasi melalui langkah penanganan yang tepat.

“Kami mendorong agar setiap rencana pembangunan yang berpotensi memberikan dampak terhadap lalu lintas dibahas secara komprehensif bersama instansi terkait. Aspek keselamatan, kelancaran dan ketertiban lalu lintas perlu menjadi perhatian sejak tahap perencanaan, sehingga langkah penanganannya dapat disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Dasril.

BACA JUGA  Lapas Narkotika Rumbai Tanam Melon dan Kembangkan Budidaya Lele, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi dan keterlibatan pihak manajemen sangat diperlukan agar setiap aspek teknis dapat dikaji secara bersama. Dengan demikian, pembahasan dapat menghasilkan masukan serta langkah penanganan lalu lintas yang mempertimbangkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Perencanaan yang Matang untuk Mendukung Kelancaran Lalu Lintas

Pembahasan Andalalin tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pembangunan suatu tempat usaha, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat sebagai pengguna jalan.

Keberadaan tempat usaha yang berpotensi mendatangkan pengunjung dan kendaraan perlu memperhatikan aksesibilitas, kapasitas parkir, serta kemungkinan pengaruh aktivitas kendaraan terhadap jalan di sekitarnya.

Oleh karena itu, koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi teknis, pengelola usaha, dan konsultan perencana menjadi bagian penting dalam proses pengkajian dokumen teknis tersebut.

Melalui pembahasan bersama ini, diharapkan berbagai masukan dari masing-masing instansi dapat menjadi bahan penyempurnaan dokumen standar teknis Andalalin Restaurant Sanjaya Nusantara.

Dengan memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sejak tahap perencanaan, pembangunan kawasan usaha diharapkan dapat berjalan dengan tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta kondisi transportasi di lingkungan sekitarnya.

Kegiatan rapat pembahasan tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *