Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Tekankan Pengabdian untuk Rakyat

Batammediaindonesia.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (05 – 10 – 2026).

Peringatan HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi pesan penting dalam peringatan tahun ini, terutama mengenai hubungan TNI dengan rakyat serta tanggung jawab prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.56 WIB. Setibanya di kawasan Lapangan Prima, Kepala Negara berjalan kaki menuju mimbar kehormatan sebelum rangkaian upacara dimulai dengan salam kebangsaan dan laporan perwira upacara.

Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa bertindak sebagai perwira upacara. Sementara itu, Letjen TNI Lucky Avianto bertugas sebagai komandan upacara.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara. Kepala Negara menuju mimbar dengan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta para Kepala Staf Angkatan.

Presiden periksa pasukan menggunakan kendaraan Maung

Setelah menerima penghormatan kebesaran dan laporan komandan upacara, Presiden Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan.

Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan kendaraan Maung. Presiden meninjau barisan pasukan upacara dengan didampingi Panglima TNI dan komandan upacara.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

Setelah itu, pengucapan Sapta Marga dilakukan oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Komando Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut XIII Laksda TNI Sumarji Bimoaji, dan Panglima Komando Operasi Udara I Marsda TNI Erwin Sugiandi.

BACA JUGA  RRQ Hoshi Balas Kekalahan, Tundukkan EVOS 2-1 dalam Derby Klasik MPL ID S18

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari prosesi peringatan HUT TNI yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menegaskan tugas dan pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.

Presiden anugerahkan tanda kehormatan

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh dan pimpinan TNI.

Prosesi diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia oleh Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Wahyu Yudhayana selaku Sekretaris Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Pemberian tanda kehormatan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan jasa yang diberikan kepada bangsa dan negara.

Sejumlah satuan baru TNI diresmikan

Selain pemberian tanda kehormatan, Presiden Prabowo meresmikan sejumlah satuan baru di lingkungan TNI.

Peresmian ditandai dengan pernyataan resmi Kepala Negara yang dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene.

Presiden kemudian menyerahkan tongkat komando dan lambang satuan baru kepada tujuh perwakilan satuan.

Prosesi tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi TNI dalam menjalankan tugas pertahanan negara. Kehadiran satuan-satuan baru sekaligus menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI dalam mendukung pelaksanaan tugas sesuai kebutuhan pertahanan nasional.

Prabowo apresiasi pengabdian prajurit TNI

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas kesetiaan, pengabdian, dan pengorbanan dalam menjalankan tugas.

“Atas nama pemerintah, negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi saya menyampaikan selamat hari ulang tahun yang ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Dirgahayu TNI!” ucap Presiden.

Prabowo kemudian menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang selama ini menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.

BACA JUGA  Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kompas Etika di Era Digital

“Kepada seluruh prajurit TNI saya menyampaikan terima kasih atas nama pemerintah, negara, bangsa, dan rakyat Indonesia. Terima kasih atas kesetiaan para prajurit, terima kasih atas pengabdian saudara-saudara, terima kasih atas pengorbanan saudara-saudara dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, memperkokoh persatuan bangsa, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama dalam peringatan HUT ke-81 TNI. Pengabdian prajurit ditempatkan sebagai bagian penting dalam menjaga kedaulatan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Dihadiri sejumlah tokoh nasional

Upacara HUT ke-81 TNI ditutup dengan Andhika Bhayangkari, laporan komandan upacara, serta penghormatan kebesaran kepada inspektur upacara.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninggalkan tempat upacara.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Istri Presiden ke-4 RI Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Istri Wakil Presiden ke-6 RI Ibu Tuti Try Soetrisno, dan Istri Wakil Presiden ke-9 RI Ibu Soraya Hamzah Haz.

Turut hadir para duta besar dan atase pertahanan negara sahabat, pimpinan lembaga negara, serta para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.

Makna peringatan HUT ke-81 TNI

Peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap memperlihatkan sejumlah agenda penting dalam satu rangkaian kegiatan, mulai dari penghormatan terhadap pengabdian prajurit, pemberian tanda kehormatan, hingga peresmian satuan baru.

Di sisi lain, tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” menempatkan hubungan TNI dan masyarakat sebagai bagian dari pesan utama peringatan tahun ini.

Dengan demikian, HUT ke-81 TNI bukan hanya menjadi momentum memperingati perjalanan organisasi pertahanan negara, tetapi juga menjadi ruang untuk menegaskan kembali komitmen pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, persatuan bangsa, dan melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *