Bangun Kemandirian, Rutan Batam dan BNNP Kepri Bekali Warga Binaan dengan Pelatihan Budikdamber

Batammediaindonesia.com, Batam — Pemulihan warga binaan tidak hanya berbicara tentang meninggalkan masa lalu, tetapi juga mempersiapkan kemampuan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan Rutan Kelas IIA Batam bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) melalui Pelatihan Vokasi Pascarehabilitasi Budidaya Ikan dalam Ember atau Budikdamber, Kamis (08 – 10 – 2026).

Pelatihan ini berfokus pada budidaya ikan lele dan menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya peserta pascarehabilitasi.

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan keterampilan praktis yang diharapkan dapat menjadi bekal produktif ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Belajar Budidaya Lele dengan Lahan Terbatas

Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan dengan metode Budikdamber yang memungkinkan budidaya ikan dilakukan menggunakan wadah sederhana seperti ember.

Metode ini relatif mudah diterapkan dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Karena itu, Budikdamber dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan produktif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ruang.

Ikan lele dipilih sebagai komoditas utama dalam pelatihan. Peserta kemudian mempelajari sejumlah tahapan budidaya, mulai dari menyiapkan wadah dan media, memilih serta menebarkan bibit, memberikan pakan, melakukan pemeliharaan hingga mengelola hasil budidaya.

Pengetahuan tersebut diharapkan tidak berhenti selama pelatihan berlangsung. Peserta dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh sebagai bagian dari aktivitas produktif, baik selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Bukan Hanya Soal Ikan

Pelatihan Budikdamber juga memberikan pembelajaran mengenai pentingnya konsistensi dalam menjalankan sebuah kegiatan.

Budidaya ikan membutuhkan perhatian dan perawatan secara rutin. Pemberian pakan, pemeliharaan serta pemantauan kondisi ikan menjadi bagian dari proses yang harus dilakukan secara disiplin.

Dari proses tersebut, peserta dapat belajar mengenai tanggung jawab, ketekunan, kesabaran dan kemandirian.

BACA JUGA  PLN Batam Resmikan Daycare dan Ruang Laktasi, Dukung Perempuan Tetap Produktif di Dunia Kerja

Keterampilan sederhana seperti budidaya lele juga dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kembali kepercayaan diri. Peserta memiliki kesempatan untuk mempelajari sesuatu yang dapat diterapkan secara langsung dan dikembangkan menjadi kegiatan produktif.

Bekal Menuju Kehidupan yang Lebih Mandiri

Kolaborasi Rutan Kelas IIA Batam dan BNNP Kepri dalam pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung proses pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan.

Pembinaan pascarehabilitasi tidak berhenti pada proses pemulihan, tetapi juga diarahkan untuk mempersiapkan peserta menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

Dengan adanya keterampilan yang dapat dipraktikkan secara mandiri, peserta diharapkan memiliki tambahan bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif.

Rutan Kelas IIA Batam terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan sikap, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Budikdamber, peserta tidak hanya belajar memelihara ikan lele. Mereka juga belajar bahwa hasil membutuhkan proses, perawatan, kedisiplinan dan kemauan untuk terus berkembang.

Bagi warga binaan yang sedang mempersiapkan diri kembali ke masyarakat, keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bekal untuk membuka langkah baru menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *