Dukung Pembinaan Kemandirian, Lapas Narkotika Rumbai Kembangkan Budidaya Magot untuk Pakan Ternak

Batammediaindonesia.com, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui budidaya magot sebagai alternatif pakan ternak.

Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Lapas pada Kamis (29 – 10 – 2026) sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

Budidaya magot atau larva lalat tentara hitam _(Black Soldier Fly/BSF)_ dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan sebagai sumber protein tinggi untuk pakan ternak. Selain itu, kegiatan ini juga mengajarkan warga binaan cara mengelola limbah organik secara produktif dan ramah lingkungan.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), *Sunu Istiqomah Danu*, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

“Kami berharap warga binaan mengikuti kegiatan ini dengan tekun dan bertanggung jawab, agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mandiri dan membuka peluang usaha setelah bebas nanti,” ujarnya.

Melalui program ini, Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki keterampilan serta kesiapan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan lebih baik.

BACA JUGA  Polantas Karib Hadir di Tengah Hiruk Pikuk Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Kobarkan Semangat Keselamatan, Nasionalisme, dan Green Policing Jelang HUT Ke-81 RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *